Press "Enter" to skip to content

Prabowo Puji Rekor Kinerja MA: 99,54 Persen Perkara Berhasil Diputus

Social Media Share

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Mahkamah Agung (MA) yang mencatat ketepatan waktu penyelesaian perkara tertinggi sepanjang sejarah. Dari 38.148 perkara yang ditangani, sebanyak 37.973 perkara atau 99,54 persen berhasil diputus.

Tak hanya produktif, MA juga mencatat kecepatan penyelesaian perkara yang menonjol. Sebanyak 96,74 persen perkara dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga bulan.

“Ini capaian ketepatan waktu tertinggi sepanjang sejarah Mahkamah Agung. Kita berikan penghargaan kepada Ketua Mahkamah Agung dan jajarannya,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (17/8/2026).

Apresiasi itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan di Gedung MPR/DPR RI, Jumat (14/8/2026). Menurutnya, kecepatan memutus perkara bukan sekadar angka kinerja, tetapi bagian penting dari upaya menghadirkan kepastian hukum bagi masyarakat.

Prabowo menegaskan, proses hukum yang berlarut-larut dapat mengikis rasa keadilan. Karena itu, kecepatan dan ketepatan dalam memutus perkara harus menjadi bagian dari penguatan sistem peradilan.

“Keadilan yang terlambat adalah ketidakadilan yang dipanjangkan,” tegasnya.

Presiden juga meminta penguatan lembaga yudikatif terus dilakukan. Mahkamah Agung dan seluruh jajaran peradilan di bawahnya diharapkan mampu menjalankan fungsi sebagai benteng terakhir masyarakat dalam mencari keadilan.

Bagi Prabowo, supremasi hukum tidak boleh hanya menjadi milik mereka yang memiliki kekuatan dan sumber daya. Negara harus memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh keadilan.

“Supremasi hukum dan keadilan bukan hanya untuk orang kuat saja, tetapi rakyat yang paling tidak berdaya harus mendapat keadilan di mahkamah dan pengadilan kita,” ujar Prabowo.

Pidato tersebut disampaikan di hadapan anggota MPR RI, DPR RI, pimpinan dan perwakilan lembaga tinggi negara, serta disaksikan masyarakat di seluruh Indonesia melalui siaran langsung. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *