JAKARTA, NP- Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, dr. Sumarjati Arjoso meninggal dunia, Jumat (2/7/2026).
Kabar wafatnya mantan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat (MPR/DPR) RI Fraksi Partai Gerindra periode 2009-2014 itu disampaikan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhumah.
Dasco mengatakan Sumarjati merupakan salah satu pejuang politik Gerindra yang telah memberikan pengabdian dan kontribusi besar bagi partai. Almarhumah juga sempat menjadi kepala BKKBN periode 2003-2006.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu pejuang politik Gerindra yaitu dr. Sumarjati Arjoso, S.K.M. Beliau merupakan sosok yang sangat dihormati dan telah berbuat terbaik bagi Partai Gerindra,” kata Dasco dalam akun Instagramnya.
Dasco mengatakan Sumarjati sosok yang dihormati dan kader terbaik Partai Gerindra. Wakil Ketua DPR RI itu menyatakan turut kehilangan seorang pejuang politik Gerindra. Sumarjati Arjoso juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Perempuan Indonesia Raya (PIRA) dengan periode 2009-2025.
Saat masa menjadi Anggota DPR Sumarjati bertugas di Komisi IX. Komisi IX DPR RI membidangi urusan kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial. Hubunganya Sumarjati Arjoso dengan masyarakat sipil untuk kesehatan masyarakat terjalin harmonis.
Almarhumah juga merupakan tokoh yang konsisten memperjuangkan pengendalian tembakau hingga akhir hayat. Sumarjati diketahui duduk sebagai Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI).
Sumarjati Arjoso mengawali karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Perempuan kelahiran Yogyakarta pada 29 Mei 1946 itu mengabdikan dirinya untuk memperjuangkan perlindungan kesehatan masyarakat dalam pengendalian tembakau hingga akhir hayatnya.
Perhatiannya terhadap isu kesehatan masyarakat mendorong kemajuan dalam gerakan pengendalian tembakau di Indonesia.
Sumarjati Arjoso menyelesaikan pendidikan Sarjana Kedokteran di Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada pada tahun 1971. Kemudian melanjutkan pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia pada 1976. Ia memperoleh sertifikasi spesialis pendidikan kesehatan dari Universitas Indonesia pada tahun 1977. (har)







Be First to Comment