Press "Enter" to skip to content

Danpushidrosal Hadiri Steering Committee IC-ENC di Brasil, Dorong Implementasi Standar Navigasi Digital S-100

Social Media Share

Delegasi Indonesia dipimpin langsung Danpushidrosal menghadiri 27th IC-ENC Steering Committee Meeting di Rio de Janeiro, Brasil. (Foto: Ist)

RIO DE JANEIRO, BRASIL – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto S.T., M.M., menghadiri 27th IC-ENC Steering Committee Meeting (SC27) yang berlangsung di Hilton Rio de Janeiro Copacabana, Rio de Janeiro, Brasil, pada 24–25 Juni 2026.

Dispen Pushidrosal dalam siaran persnya, Jumat (26/6/2026), menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dihadiri delegasi dari 48 negara anggota IC-ENC serta perwakilan International Hydrographic Organization (IHO). Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Danpushidrosal, didampingi Kepala Dinas Pemetaan (Kadispeta) Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Mohammad Qisthi Amarona, S.T., M.Tr.Opsla.

SC27 merupakan forum strategis tahunan IC-ENC yang membahas berbagai isu terkait pengelolaan, validasi, dan distribusi Electronic Navigational Chart (ENC), sekaligus arah implementasi standar hidrografi generasi baru S-100 yang akan menjadi fondasi navigasi digital di masa depan.

Dalam pertemuan tersebut, Steering Committee membahas sejumlah agenda penting, antara lain perkembangan implementasi S-100, pengembangan layanan Regional ENC Coordinating Centre (RENC) untuk produk S-100 Fase 2, distribusi ENC bagi kebutuhan operasional di darat (Onshore ENC), model distribusi digital masa depan, serta kebijakan distribusi produk S-100.

Sebagai salah satu negara anggota IC-ENC dengan jumlah produk Electronic Navigational Chart (ENC) terbesar di dunia, Indonesia turut berperan aktif dalam berbagai diskusi strategis mengenai transisi dari standar S-57 menuju S-100.

Indonesia juga mendorong pengembangan model distribusi produk S-100 yang mampu mendukung penyediaan data maritim secara lebih mudah, aman, dan efisien bagi pengguna di seluruh dunia. Implementasi standar S-100 diharapkan dapat meningkatkan interoperabilitas data hidrografi, mendukung digitalisasi layanan navigasi, serta meningkatkan keselamatan pelayaran melalui penyediaan informasi maritim yang lebih lengkap dan terintegrasi.

Pada kesempatan tersebut, Steering Committee juga memberikan dukungan terhadap pengembangan layanan RENC untuk produk-produk S-100 Fase 2, memperkuat kolaborasi antara IC-ENC dan International Hydrographic Organization (IHO), serta membahas transformasi model distribusi data hidrografi menuju layanan digital yang lebih modern.

Keikutsertaan Pushidrosal dalam forum tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam pengembangan standar hidrografi internasional sekaligus mendukung implementasi S-100 sebagai standar global baru bagi navigasi maritim. Melalui keterlibatan aktif dalam IC-ENC, Pushidrosal juga terus memperkuat perannya sebagai National Hydrographic Office Indonesia dalam mendukung keselamatan pelayaran, ekonomi maritim, dan pembangunan sektor kelautan nasional. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *