Tim gabungan melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih hilang pasca tenggelamnya KM Mitra Jaya di Perairan Tanjung Api, Asahan, Sumatera Utara, Rabu (3/6/2026). Pencarian melibatkan unsur TNI AL, Polairud, KPLP, SAR, dan nelayan setempat.(Foto: Ist)
SUMUT, NP – TNI Angkatan Laut melalui Pos Pembinaan Potensi Maritim (Binpotmar) Kualuh Leidong, Posal Berombang, Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA), bergerak cepat menindaklanjuti laporan tenggelamnya kapal ikan KM Mitra Jaya di Perairan Tanjung Api, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Rabu (3/6/2026).
Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam siaran persnya menyampaikan bahwa KM Mitra Jaya yang dinakhodai Kahwi berangkat dari Tangkahan Tanjung Leidong menuju Perairan Tanjung Api pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB untuk melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap jenis pukat teri.
Menurut keterangan salah seorang anak buah kapal (ABK), Mul, sekitar pukul 19.00 WIB kapal mengalami kebocoran pada bagian buritan. Seluruh ABK kemudian berupaya melakukan penyelamatan dengan menggunakan pompa Alkon guna menguras air yang masuk ke dalam kapal. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menahan laju masuknya air sehingga dalam waktu sekitar 15 menit kapal akhirnya tenggelam.
Dari total 23 ABK yang berada di atas kapal, sebanyak 21 orang berhasil diselamatkan dan telah kembali ke rumah masing-masing. Sementara itu, dua orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian, yakni Kahwi (60), nahkoda kapal, dan Jamil (47), ABK, yang keduanya merupakan warga Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Saat ini, personel Lanal TBA bersama personel Polairud Leidong, KPLP Leidong, serta nelayan setempat terus melakukan pencarian terhadap kedua korban yang belum ditemukan. Selain itu, Lanal TBA juga telah berkoordinasi dengan Pos SAR Tanjungbalai Asahan guna memperkuat operasi pencarian dan penyelamatan.
TNI AL melalui Lanal TBA berkomitmen untuk terus mengerahkan kemampuan terbaik dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait guna mempercepat proses pencarian serta memberikan bantuan yang diperlukan kepada para korban maupun keluarga yang terdampak musibah tersebut.(red)







Be First to Comment