Pemotongan tumpeng tanda hari jadi FORWAN yang ke 12 oleh Ketua Umum FORWAN Soetrisno Buyil (tengah) dan dampingi Panglima Langit (paling kiri), Niniek L. Karim (kedua dari kiri), Ibu Yayuk Sri Budi Rahayu. Sos.M.Pd, Kepala Bidang Humas dan Informasi Publik Kementerian Kebudayaan RI (ketiga dari kiri), Ratna Listy (ketiga dari kanan), Nucke Rahma SH (kedua dari kanan) dan Dr. Nungki Kusumastuti (paling kanan). Foto : Reza/Forwan
JAKARTA, NP – Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia merayakan hari jadinya yang ke-12 bersamaan dengan penyelenggaraan diskusi NGOBRAS (Ngobrol Santai Bareng Kartini Film, Musik dan Seni) 2026. Momentum tersebut menjadi ajang refleksi perjalanan FORWAN sebagai organisasi wartawan hiburan yang terus aktif mendukung perkembangan industri musik, film dan seni di Tanah Air.
Dalam sambutannya, Ketua Umum FORWAN Indonesia, Sutrisno Buyil, mengungkapkan bahwa perjalanan organisasi selama 12 tahun bukanlah sesuatu yang mudah. Banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi, namun semangat kebersamaan serta kepedulian antaranggota membuat FORWAN tetap berdiri kokoh hingga sekarang.
“FORWAN bisa bertahan sampai usia 12 tahun karena adanya rasa memiliki, loyalitas dan kepedulian dari para anggota. Itu yang menjadi kekuatan utama kami,” ujar Sutrisno Buyil di hadapan peserta diskusi NGOBRAS, Selasa (28/4/2026) lalu.
Pria yang sudah tiga periode memimpin FORWAN itu menegaskan, sejak awal organisasi ini dibangun dengan semangat sosial, khususnya membantu rekan-rekan jurnalis hiburan yang sedang sakit maupun terkena musibah. Karena itu, menjaga nama baik dan marwah organisasi menjadi tanggung jawab yang terus ia pegang.
Menurut Buyil, semakin besar sebuah organisasi maka tantangan yang datang juga semakin kuat. Namun dukungan anggota membuat FORWAN tetap mampu melewati berbagai ujian.
“Ibarat pohon, semakin tinggi maka angin yang menerpa juga semakin besar. Tapi karena solidaritas anggota sangat kuat, FORWAN tetap bisa berdiri dan berkembang,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Buyil juga menjelaskan alasan FORWAN aktif menggelar berbagai kegiatan dan event. Ia menyebut, kegiatan seperti diskusi dan penghargaan merupakan salah satu langkah kreatif organisasi untuk menjaga keberlangsungan program sekaligus menambah pemasukan kas organisasi.
Setelah sebelumnya sukses mengadakan diskusi bertema musik, perfilman, perempuan hebat di industri hiburan hingga ajang Anugerah Kartini Film Musik dan Seni 2025, kini FORWAN kembali menghadirkan NGOBRAS sebagai inovasi baru agar kegiatan organisasi tidak berjalan monoton.
“FORWAN harus terus membuat terobosan agar tetap hidup dan berkembang. Kami ingin menghadirkan kegiatan yang positif sekaligus bermanfaat,” jelasnya.
Menanggapi anggapan bahwa FORWAN kini lebih sering menjadi event organizer, Buyil menegaskan bahwa kegiatan tersebut semata-mata dilakukan untuk mendukung kebutuhan organisasi tanpa harus bergantung pada donatur.
“Menggelar event bukan berarti FORWAN berubah menjadi organisasi bisnis. Ini adalah cara elegan untuk mencari kas organisasi. FORWAN tidak ingin jadi organisasi peminta-minta sumbangan untuk menjalankan kegiatan,” tegasnya.
Ulang tahun sendiri dihadiri ratusan tamu undangan serta selebritis seperti artis Niniek L Karim, Nina Nugroho Nungki Kusumastuti, Atua Ganda, Seno M Hardjo, Ratna Listy, Panglima Langit, Nana Mardiana, Madeena serta hiburan KBK.







Be First to Comment