Aparat TNI Angkatan Laut mengamankan puluhan jerigen berisi miras tradisional jenis moke hasil penggagalan penyelundupan di Pelabuhan Tenau, Kupang, usai pemeriksaan terhadap penumpang KM Cantika Express 9C, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada VII Kupang bersama Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Laut Tenau yang tergabung dalam Tim Satgas Pengamanan Pelabuhan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman keras (miras) tradisional jenis moke di Pelabuhan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (2/5/2026).
Dinas Penerangan Angkatan Laut dalam keterangan resminya, Minggu (3/5/2026), menyampaikan bahwa penyergapan yang dilakukan sekitar pukul 08.48 WITA tersebut berlangsung setelah kapal penumpang KM Cantika Express 9C bersandar di dermaga usai berlayar dari Pulau Sabu menuju Kupang. “Berdasarkan kewaspadaan personel di lapangan, tim mencurigai adanya barang ilegal yang dibawa oleh dua orang penumpang,” demikian keterangan Dispenal.
Menindaklanjuti kecurigaan tersebut, tim gabungan segera melaksanakan aksi pencegahan dan pemeriksaan. “Dari hasil pemeriksaan, tim gabungan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial D dan Y yang tertangkap tangan saat hendak menurunkan muatan miras tanpa izin resmi dari atas kapal,” lanjut Dispenal.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan total 815 liter miras jenis moke yang dikemas dalam puluhan jerigen, terdiri atas 20 jerigen ukuran 35 liter (700 liter) dan 23 jerigen ukuran 5 liter (115 liter). Estimasi nilai barang bukti yang diamankan mencapai Rp36.675.000.
“Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Kantor Pomal Koarmada VII untuk menjalani penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut,” ujar Dispenal.
Aksi penggagalan ini merupakan implementasi nyata dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah maritim serta mencegah segala bentuk kegiatan ilegal di titik-titik objek vital nasional. (red)







Be First to Comment