Press "Enter" to skip to content

Ketum PBTI Richard Tampubolon Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026, Tekankan Profesionalisme dan Prestasi Internasional

Social Media Share

Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Taekwondo Indonesia 2026 diawali dengan pemukulan gong oleh Ketua Umum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon sebagai tanda dimulainya kegiatan di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026). (Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjen TNI Richard Tampubolon, secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Taekwondo Indonesia Tahun 2026 yang diikuti 98 peserta dari 64 provinsi di Indonesia, serta 34 pengurus PBTI dan para Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

Rakernas tahun ini mengusung tema “Membangun Taekwondo Indonesia Secara Profesional, Modern dan Berprestasi di Tingkat Internasional.”

Pembukaan Rakernas diawali dengan pemukulan gong oleh Ketum PBTI Letjen TNI Richard Tampubolon. Dalam kesempatan tersebut ia menegaskan semangat kebersamaan melalui seruan singkat, “Bersatu, Berprestasi.” Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI yang turut hadir dan memberikan dukungan terhadap pengembangan Taekwondo Indonesia.

Menurut Richard, Rakernas ini merupakan forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan program kerja sebelumnya sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program prioritas ke depan. Fokus utama diarahkan pada pembinaan prestasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola organisasi yang profesional dan berkelanjutan.

“Taekwondo Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk terus mengukir prestasi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Karena itu, sinergi dan kolaborasi yang erat antara pengurus besar, pengurus provinsi, serta dukungan KONI, KOI, dan Kemenpora menjadi faktor kunci dalam mencapai target yang telah ditetapkan,” ujar Ketum PBTI dalam keterangan pers.

Ia berharap Rakernas ini dapat menghasilkan keputusan program kerja yang konkret, terukur, dan implementatif, sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi atlet, pengembangan pelatih dan wasit, serta penguatan organisasi secara menyeluruh. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *