Press "Enter" to skip to content

Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Pelaku Peledakan Jalani Operasi Penyembuhan

Social Media Share

Seorang diduga salah seorang siswa tergeletak dan tampak senjata laras panjang serta pistol berada didekatnya pasca ledakan di lingkungan SMA Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Foto: ist)

JAKARTA, NP- Sebuah ledakan terjadi di lingkungan SMA Negeri 72 Kelapa Gading, di Jalan Prihatin No. 87, RT 008/02, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ledakan terjadi saat siswa, guru dan tenaga pendidikan sedabg melaksanakan sholat Jumat. Jumlah korban diperkirakan lebih dari 60-an orang.

Insiden ledakan menyita perhatian banyak pihak termasuk Presiden RI Prabowo Subianto dan pimpinan DPR RI.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendatangi RS Islam Jakarta Cempaka Putih, tempat korban ledakan di SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta dirawat.

Usai menjenguk korban, Dasco mengungkapkan sebagian dari sekira 60-an korban dibolehkan pulang ke rumah.

Sedangkan beberapa korban yang mengalami serius harus menjalani operasi karena mengalami luka cukup parah di bagian kepala dan rahang.

“Kalau yang dioperasi karena luka-lukanya rahang cukup parah, ada yang di rahang, ada yang di kepala, dan ada yang di muka,” terang Dasco.

Mengenai penyebab, Dasco menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk proses penyelidikannya.

“Saat ini pihak kepolisian, sedang dalam penyelidikan, dan kita beroda semoga yang dioperasi itu kemudian selamat, dan sehat seperti sediakala,” katanya.

Pelaku Jalani Operasi

Selain korban jiwa, RS Islam Jakarta juga menangani seorang siswa yang diduga sebagai pelaku peledakan.

Dasco mengungkap bahwa pelaku ledakan di SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta, masih berusia 17 tahun. Kondisinya saat ini kritis dan sedang menjalani operasi.

“(Pelaku) masih dioperasi, (usia) 17 tahun,” ujarnya.

Dasco belum menjelaskan apakah pelaku merupakan siswa SMA 72 atau berasal dari pihak luar.

Ia menyerahkan hal tersebut kepada kepolisian untuk disampaikan ke publik. “Soal ini diserahkan kepada pihak yang berwenang atau kepolisian untuk disampaikan ke media,” kata Dasco.

Selain itu, Dasco juga menegaskan bahwa penyebab ledakan akan dijelaskan oleh pihak yang berwenang.

“Untuk keterangan lebih lengkap mengenai penyebabnya, pihak yang berwenang akan menjelaskan,” ujar Dasco. (har)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *