Press "Enter" to skip to content

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 200 Gram Ganja di Pelabuhan Jayapura

Social Media Share

Barang bukti ganja hasil penggagalan penyelundupan oleh Tim PAM TNI AL, siap diserahkan ke polisi.(Foto: Ist)

JAYAPURA, NP – TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah perairan dan pelabuhan. nasional. Kali ini, Tim Pengamanan (PAM) Pelabuhan Kodaeral X berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis ganja yang akan dibawa menuju Nabire, saat pelaksanaan pengamanan di kawasan pelabuhan, Minggu dini hari (30/3/2026).

“Dalam kegiatan pengamanan calon penumpang KM Gunung Dempo, petugas mencurigai salah satu penumpang dan langsung dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan itu, kami berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial Exsel Leatemi yang kedapatan membawa 15 bungkus plastik berisi ganja seberat sekitar 200 gram,” sebut Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) dalam siaran persnya.

Hasil pendalaman awal mengungkap bahwa narkotika tersebut rencananya akan dibawa dari Jayapura menuju Nabire untuk diedarkan kembali. Tersangka diduga berperan sebagai kurir dengan imbalan Rp7.000.000 dari pemilik barang berinisial Mawar Warai. “Tersangka mengaku telah empat kali melakukan pengiriman ganja dengan tujuan yang sama dan atas perintah pemilik yang sama. Hal ini memperlihatkan pola distribusi narkotika yang memanfaatkan jalur transportasi laut sebagai sarana peredaran ilegal,” lanjut Dispenal.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita seluruh barang bukti berupa 15 bungkus plastik ganja yang diduga akan dipasarkan kembali. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kewaspadaan aparat TNI AL dalam menjaga pelabuhan sebagai salah satu titik rawan penyelundupan barang terlarang. Tersangka beserta barang bukti telah diserahkan kepada Satuan Narkoba Polresta Jayapura untuk proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa TNI AL tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga aktif mendukung penegakan hukum. “TNI AL akan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan di pelabuhan, perairan, dan jalur distribusi laut lainnya guna mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di wilayah Indonesia, sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali,” tutup Dispenal. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *