Press "Enter" to skip to content

KN Tanjung Datu-301 Salurkan Bantuan dan Edukasi Keselamatan kepada Nelayan Pesisir Banten

Social Media Share

Personel KN Tanjung Datu-301 menyerahkan paket sembako.(Ist)

BANTEN, NP – Kepedulian terhadap masyarakat pesisir kembali ditunjukkan oleh unsur Kapal Negara (KN) Tanjung Datu-301 melalui kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah, yang dilaksanakan di wilayah pesisir Banten, Jumat (kemarin). Kegiatan ini mencakup pembagian paket sembako serta penyuluhan keselamatan melaut bagi para nelayan.

Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Komandan KN. Tanjung Datu-301 Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko, sebagai bagian dari upaya Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dalam menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat peran strategis nelayan sebagai mitra keamanan laut.

“Nelayan adalah mitra kita di lapangan. Tugas kita bukan hanya menjaga perairan dari potensi pelanggaran hukum, tetapi juga memastikan keselamatan para nelayan yang setiap hari bergantung pada laut untuk mencari nafkah,” ujar Kolonel Rudi dalam keterangannya.

Selain membagikan sembako guna meringankan beban ekonomi nelayan, personel KN. Tanjung Datu-301 juga memberikan edukasi keselamatan, mencakup penggunaan alat keselamatan standar, pentingnya memahami kondisi cuaca sebelum berlayar, serta prosedur komunikasi darurat saat terjadi insiden di laut.

Kegiatan ini, menurut Rudi, diharapkan menjadi tradisi positif di lingkungan Bakamla RI. “Kami ingin kehadiran Bakamla dirasakan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya melalui patroli dan penegakan hukum, tapi juga lewat kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar dan keselamatan mereka,” tambahnya.

Suasana keakraban tampak dalam kegiatan tersebut. Para nelayan menyambut baik kehadiran personel Bakamla dan mengikuti penyuluhan dengan antusias. Tak sedikit dari mereka yang menyampaikan rasa terima kasih karena merasa diperhatikan, baik dari sisi kesejahteraan maupun keselamatan kerja mereka di laut.

Kegiatan Jumat Berkah ini menjadi bukti bahwa tugas pengamanan laut bukan semata urusan teknis dan hukum, tetapi juga menyangkut pendekatan humanis dalam membangun sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat pesisir.(red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *