Press "Enter" to skip to content

Dua Satgas Marinir Raih Prestasi di Papua, Kasal Beri Apresiasi

Social Media Share

Momen penghargaan bagi Satgas “GOBANG V” dan “GOBANG IV” dalam Apel Komandan Satuan TNI AL 2026 di Mabesal, Jakarta.(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Di tengah dinamika penugasan yang penuh tantangan di wilayah Papua, Prajurit Petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan dua satuan tugas, yakni Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 4 Marinir “GOBANG V” dan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir “GOBANG IV”. Kedua satgas tersebut menunjukkan kinerja menonjol dalam pelaksanaan operasi di wilayah Paniai, Nabire, serta Maybrat, Papua Barat Daya, baik dalam aspek operasi tempur maupun pembinaan teritorial yang dinilai berdampak pada peningkatan stabilitas keamanan serta kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI, khususnya Korps Marinir TNI AL.

Satgas “GOBANG V” di bawah komando Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., NRP 18283/P, berhasil meraih peringkat pertama sebagai satuan dengan kinerja terbaik berdasarkan penilaian Koops TNI Habema. Capaian tersebut ditopang oleh rangkaian operasi terukur, termasuk kontak tembak di Kampung Topo, Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, yang terjadi bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 21 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, prajurit berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa senapan, pistol, amunisi, senapan angin, serta bendera Bintang Kejora.

Sementara itu, Satgas “GOBANG IV” yang dipimpin Letkol Marinir Aris Wibiatmoko, NRP 17755/P, juga mencatatkan capaian signifikan dalam operasi di wilayah Maybrat, Papua Barat Daya, khususnya di Kampung Imsun dan Kampung Kisor. Dalam rangkaian operasi tersebut, satuan ini disebut berhasil menguasai 56 markas OPM serta melumpuhkan 10 personel OPM, yang kemudian diklaim semakin memperkuat stabilitas keamanan di wilayah operasi.

Di luar operasi tempur, kedua satgas juga menjalankan pendekatan teritorial yang humanis melalui berbagai kegiatan sosial seperti pengobatan gratis, pembangunan fasilitas ibadah, pembagian bantuan sosial, hingga penyediaan penerangan berbasis lampu tenaga surya. Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk di wilayah yang sebelumnya kurang menerima kehadiran aparat, sekaligus menegaskan peran prajurit Marinir tidak hanya sebagai kekuatan tempur, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom rakyat.

Atas capaian tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., memberikan apresiasi kepada kedua satuan dalam Apel Komandan Satuan TNI AL Tahun 2026 di Auditorium Denma Mabesal, Jakarta, 4 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan profesionalisme sekaligus kemampuan prajurit dalam menggabungkan kekuatan tempur dengan pendekatan humanis di lapangan. “Keberhasilan ini adalah bukti bahwa Prajurit Petarung Korps Marinir tidak hanya memiliki kemampuan tempur yang unggul, tetapi juga mampu melaksanakan pendekatan teritorial secara humanis. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan di medan tugas,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., juga menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan implementasi nyata dari semangat juang, disiplin, dan profesionalisme prajurit petarung Korps Marinir dalam setiap penugasan.

Dengan semangat “Jalesveva Jayamahe”, keberhasilan Satgas “GOBANG V” dan “GOBANG IV” menjadi bukti bahwa prajurit Korps Marinir senantiasa hadir sebagai kekuatan yang tangguh, adaptif, dan humanis dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *