Ketua MA RI, Sunarto, memimpin wisuda purnabakti Ketua PTA Kendari, Drs. H. Damsir, S.H., M.H., di Kendari, Senin (23/2/2026), berlangsung khidmat dan penuh haru.(Foto: Ist)
KENDARI, NP – Ketua Mahkamah Agung (MA) RI, Sunarto, memimpin langsung prosesi wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kendari, Drs. H. Damsir, S.H., M.H., Senin (23/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula KH. Hamzah Mappa Pengadilan Tinggi Agama Kendari itu turut dihadiri Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum., Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua, Ketua Kamar Perdata I Gusti Agung Sumanatha, S.H., M.H., Hakim Agung Kamar Agama Drs. H. Busra, S.H., M.H., Panitera MA Dr. Sudharmawatiningsih, S.H., M.H., Dirjen Badilag, Wakil Ketua PTA Kendari, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Rangkaian acara diawali dengan tarian kolaborasi Ewa Muna dan Tari Linda, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, serta pembacaan doa oleh Wakil Ketua PA Kendari, Drs. Mustafa, M.H.
Sekretaris PTA Kendari, A. Adjis Junus Ismail, S.H., M.H., membacakan petikan Keputusan Presiden Nomor 106/P/2025 tentang pemberhentian hakim di lingkungan peradilan agama. Selanjutnya diputar video riwayat pendidikan dan jabatan wisudawan, dilanjutkan dengan penanggalan tanda jabatan, penyematan bunga melati, serta penyerahan plakat Mahkamah Agung oleh Ketua MA RI.
Prosesi juga ditandai dengan pemberian bunga kepada istri wisudawan, Hj. Andi Faridah Damsir, yang diserahkan oleh Ketua Umum Dharmayukti Karini, Sri Anggarwati Sunarto.
Dalam sambutannya, Sunarto berpesan agar nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW senantiasa menjadi pedoman dalam kehidupan.
“Selamat kepada Saudara Damsir yang dalam beberapa hari ke depan akan menuntaskan pengabdiannya, baik sebagai hakim, aparatur, maupun pimpinan,” ujar Sunarto.
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga itu menyampaikan hampir 40 tahun lamanya Ketua PTA Kendari telah mendharmakan hidup untuk menegakkan hukum dan keadilan serta menyemai bakti di gelanggang yudikatif, dan menutup pengabdian tersebut dengan penuh kehormatan dan kebanggaan.
“Memasuki masa purnabakti bukanlah akhir pengabdian kepada bangsa dan negara. Ini adalah fase baru kehidupan, di mana pengalaman, kebijaksanaan, dan nilai luhur yang telah terbangun puluhan tahun dapat terus memberi manfaat dalam ruang yang lebih luas dan fleksibel. Saya meyakini, dengan bekal di dunia peradilan, Saudara tetap dapat berperan positif, menjadi sumber inspirasi dan teladan moral bagi lingkungan, masyarakat, dan keluarga,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Ketua MA RI menyampaikan terima kasih, penghormatan, dan doa terbaik atas seluruh jasa serta pengabdian yang telah diberikan.
“Semoga masa purnabakti menjadi masa terbaik untuk memetik bunga pengabdian, mempererat kebersamaan dengan keluarga, serta meningkatkan pengabdian kepada Allah SWT dan sesama manusia,” pungkas Sunarto.
Acara diakhiri dengan kirab wisudawan purnabakti yang diikuti wisudawan beserta istri, didampingi Ketua MA RI dan istri, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Wakil Ketua PTA Kendari, Hakim Tinggi PTA Kendari, serta para Ketua PA sewilayah PTA Kendari, diiringi lagu Syukur. (red)







Be First to Comment