Press "Enter" to skip to content

Mendag Kembali Tinjau Pasar Murah di Jakarta: Bantu Masyarakat dengan Bapok Murah

Social Media Share

Mendag Zulkifli Hasan saat temui pedagang pasar.(Foto:Ist)

JAKARTA, NP – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan kembali melakukan peninjauan pasar murah di wilayah Jakarta pada Rabu (5/4). Kali ini, Mendag Zulkifli Hasan meninjau pasar murah di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat dan Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Sebelumnya, pada Selasa (4/4) Mendag Zulkifli Hasan melakukan peninjauan pasar murah di Kecamatan Kebayoran Baru dan Kalibata Jakarta Selatan.

Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, pelaksanaan pasar murah bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok (bapok) dengan harga yang terjangkau.

Hadir pada peninjauan pasar murah di Cengkareng, Jakarta Barat yakni Walikota Jakarta Barat Uus Kuswanto. Sementara hadir pada peninjauan di Cakung, Jakarta Timur yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Elisabeth Ratu Rante Allo. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kasan.

“Kita bazar sama Walikota untuk membantu agar masyarakat dapat harga barang kebutuhan pokok yang murah,” kata Mendag Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis.

Peserta bazar berasal dari ritel modern Indomaret, Bulog, Food Station, serta usaha kecil, mikro,
dan menengah (UMKM) masyarakat sekitar. Pada bazar ini dijual berbagai bapok dengan harga terjangkau.

Barang pokok yang dijual di antaranya bawang putih kating dijual dengan harga Rp25.000/kg, minyak goreng Minyakita Rp14.000/liter, tepung terigu Rp12.000/kg, gula pasir Rp13.500/kg, minyak goreng kemasan premium Rp32.500/2 liter, serta beras medium Bulog Rp47.000/5 kg. Selain itu, dijual paket bapok dengan harga Rp65.000 yang berisi gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 kg, serta beras medium 2,5 kg.

Pada kegiatan ini, Mendag Zulkifli Hasan kembali mengimbau pedagang barang pokok untuk mengambil untung sewajarnya dan tidak menimbun stok.

“Seluruh pasar di Indonesia kita cek dengan bekerja sama sama dengan Satgas Pangan. Hati-hati kalau ada yang menimbun stok, barangnya langsung disita Satgas. Jadi, kita minta ambil untung secara wajar. Tapi kalau sampai menimbun bapok, nanti disita sama satgas, barangnya diambil,”tegas Mendag Zulkifli Hasan.(red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *