JAKARTA, NP — Volume kendaraan yang mengarah kembali ke wilayah Jabodetabek dan Jakarta mengalami peningkatan signifikan pada Sabtu (6/9/2025). Data Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mencatat kenaikan arus lalu lintas di sejumlah gerbang tol utama dibandingkan hari normal.
Secara keseluruhan, tercatat 57.073 kendaraan menuju Jabodetabek melalui Gerbang Tol (GT) Cikunir 6 dan GT Ciawi 2, atau meningkat 26,15 persen dibandingkan volume normal sebanyak 45.242 kendaraan.
Di GT Cikunir 6, arus kendaraan menuju Jakarta melonjak 41,57 persen, dari 7.572 kendaraan pada hari biasa menjadi 10.720 kendaraan. Sementara itu, di GT Ciawi 2, terjadi kenaikan 23,05 persen dari volume normal 37.670 kendaraan menjadi 46.353 kendaraan.
Tak hanya Jabodetabek, lonjakan juga terjadi di wilayah Jawa Barat. Jasa Marga mencatat sebanyak 66.641 kendaraanbmelintas menuju Jakarta, meningkat 10,73 persen dibandingkan rata-rata normal sebesar 60.182 kendaraan. Kendaraan ini terdistribusi melalui dua akses utama di Jalan Tol Padaleunyi.
Di GT Cileunyi, tercatat 32.802 kendaraan, naik 11,39 persen dibanding hari biasa sebanyak 29.447 kendaraan. Sementara itu, di GT Pasteur, volume kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung mencapai 33.839 kendaraan, naik 10,10 persen dari volume normal 30.735 kendaraan.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Menanggapi peningkatan arus balik, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan jauh. Persiapan meliputi pemeriksaan kondisi kendaraan, kesiapan fisik pengemudi, kecukupan bahan bakar, dan saldo uang elektronik.
“Pengguna jalan juga diimbau untuk menggunakan satu kartu e-toll yang sama pada sistem transaksi tertutup, seperti di Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II. Ini untuk memastikan kelancaran transaksi di gerbang tol masuk dan keluar,” ujar Widiyatmiko Nursejati, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division.(red)







Be First to Comment