Ribuan siswa SMK antusias mengikuti Persami dan Pelatihan Bela Negara KKRI 2025 yang digelar Kolinlamil. Dari geladak kapal perang, mereka belajar mencintai bangsa, laut, dan masa depan.(Ist)
JAKARTA, NP— Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) kembali menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) dan Pelatihan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2025 tahap kedua. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 September 2025, dan diikuti oleh 1.000 siswa-siswi SMK dari berbagai sekolah di Jakarta.
Keberangkatan peserta dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan KRI Banjarmasin-592 menuju Pulau Untung Jawa, pada Jumat (26/9). Para peserta berasal dari sejumlah sekolah, di antaranya: SMK Perguruan Cikini, SMKN 4 Jakarta, SMK Walang Jaya, SMKN 55 Pademangan, SMKN 56 Jakarta, SMK Dharma Putra, SMK Pluit Raya, SMK Kencana 1, SMKN 12 Jakarta, dan SMK Wiyatamandala.
Kegiatan ini mendapat perhatian langsung dari Panglima Kolinlamil Laksda TNI Rudhi Aviantara, yang didampingi oleh Kepala Staf Kolinlamil Laksma TNI Edi Haryanto, Inspektur Kolinlamil Laksma TNI Yulianus Zebua, serta sejumlah pejabat utama Kolinlamil lainnya. Secara simbolis, kegiatan dibuka oleh Kaskolinlamil dari atas geladak KRI Banjarmasin-592.
Dalam sambutannya, Edi Haryanto menegaskan bahwa kegiatan Persami dan KKRI merupakan bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda.
“Ini bukan hanya kegiatan perkemahan, tapi juga momentum pembentukan sikap disiplin, jiwa kebangsaan, dan wawasan bela negara bagi para pelajar. Mereka juga kami beri pengalaman berlayar sebagai bentuk edukasi maritim,” ujar Edi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan sejumlah materi pembekalan, antara lain: wawasan kebangsaan dan bela negara, sejarah dan kepemimpinan, bantuan hidup dasar (BHD), bahaya narkoba, peraturan baris berbaris dan penghormatan militer, tali-temali, kebaharian, hingga pengenalan bela diri militer.
Selain materi fisik dan mental, para peserta juga diajak menonton film inspiratif berjudul Believe, yang diharapkan dapat menanamkan semangat juang dan kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kehadiran KRI Banjarmasin-592 sebagai kapal pengangkut utama menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini. Para siswa tidak hanya menjalani kegiatan pelatihan, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenal lebih dekat alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL serta peran strategis TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut nasional.
Melalui kegiatan ini, Kolinlamil berharap dapat melahirkan generasi muda yang tangguh, berjiwa patriotik, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa serta negara.(red)







Be First to Comment