Suasana doa bersama menyambut HUT ke-80 TNI AL diwarnai ketulusan dan kebersamaan.(Ist)
BOGOR, NP — Menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), jajaran TNI AL menggelar doa bersama dan pemberian santunan di Yayasan Tarbiyatussibyan, Tanah Sereal, Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/9/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, serta dihadiri oleh para pejabat utama TNI AL, Panglima Komando Utama (Kotama) TNI AL, dan jajaran pengurus yayasan.
Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh khidmat tersebut.
Dalam sambutannya, Kasal menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud kepedulian sosial TNI AL yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI AL sekaligus HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun ini.
“Kehadiran TNI AL tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan dan keamanan laut, tetapi juga melalui pengabdian sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Laksamana TNI Muhammad Ali.
Kegiatan ini, menurut Kasal, juga menjadi ajang silaturahmi antara TNI AL dengan masyarakat, khususnya dengan anak-anak yatim, piatu, dhuafa, dan para santri yang menjadi harapan masa depan bangsa.
Pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan warga sekitar dilakukan usai doa bersama yang dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang TNI AL dalam menjaga lautan Nusantara.
Panglima Kolinlamil, Laksda TNI Rudhi Aviantara, menambahkan bahwa kegiatan sosial ini mencerminkan jati diri prajurit TNI AL yang tidak hanya tangguh dalam bertugas di lautan, tetapi juga peka dan peduli terhadap sesama.
“Ini adalah bentuk kehadiran TNI AL yang utuh—kuat dalam menjaga negara, namun juga lembut hati dalam merajut hubungan dengan rakyat,” ucap Rudhi.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan harmonis antara TNI AL dan masyarakat, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.(red)







Be First to Comment