Press "Enter" to skip to content

Kasau: Modernisasi Alutsista Harus Diiringi Penguatan Personel dan Safety

Social Media Share

Kasau meninjau kesiapan Dynamic Pegasus, demo udara Airborne Assault Tactical Training (AATT) yang melibatkan dua pesawat C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31, serta kesiapan ambulans udara di Skadik 105 Wingdik 100/Terbang. (Foto: Ist)

SUBANG, NP – Modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara harus diikuti kesiapan personel, organisasi, doktrin, pemeliharaan, dan pola operasi agar kemampuan yang dimiliki dapat dioperasikan secara optimal dan mampu meningkatkan kemampuan operasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono saat memberikan pengarahan kepada para perwira Lanud R. Suryadi Suryadarma dan unsur satuan terkait, Selasa (15/9/2026).

Kasau menegaskan, modernisasi tidak berhenti pada pengadaan alutsista. “Modernisasi harus memastikan setiap kemampuan yang hadir dapat dioperasikan secara optimal,” tegasnya. Karena itu, TNI AU membutuhkan personel yang profesional dan berkualitas serta memiliki pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawabnya.

Selain kesiapan personel, budaya safety juga menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan operasi. “Safety merupakan tanggung jawab seluruh unsur dalam siklus operasi, mulai dari penyiapan, pemeliharaan, perencanaan, hingga pengendalian operasi,” kata Kasau.

Kasau juga menekankan bahwa efisiensi organisasi harus tetap berjalan tanpa mengurangi standar safety. Upaya tersebut, antara lain, dilakukan melalui pemanfaatan simulator, integrasi kegiatan, serta peningkatan berbagi pengalaman antarpersonel.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Kasau melihat kesiapan Dynamic Pegasus dan demo udara Airborne Assault Tactical Training (AATT) yang melibatkan dua pesawat C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31. Kasau juga meninjau kesiapan ambulans udara di Skadik 105 Wingdik 100/Terbang, meresmikan Mess Perwira Rajawali I Lanud R. Suryadi Suryadarma, serta meninjau Depohar 90.

Penguatan kesiapan personel dan budaya safety tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan modernisasi alutsista TNI AU dapat memberikan peningkatan kemampuan operasi secara optimal. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *