Press "Enter" to skip to content

TNI AL Kerahkan KRI Canopus-936 Cari Korban KM Virgo Transport 8

Social Media Share

KRI Canopus-936 dikerahkan dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. (Foto: Ist)

 

JAKARTA, NP – KRI Canopus-936 dilibatkan dalam operasi Search and Rescue (SAR) KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa, Senin (14/9/2026).

Dinas Penerangan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Dispen Pushidrosal) dalam siaran pers, Selasa (15/9/2026), menyampaikan bahwa KM Virgo Transport 8 sebelumnya melaksanakan pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Dalam pelayarannya, kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk.

Pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA, nakhoda melaporkan kondisi kapal dalam keadaan miring sebelum kemudian komunikasi dengan kapal terputus. Laporan kehilangan kontak tersebut diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 04.10 WITA.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, operasi SAR gabungan segera dilaksanakan dengan mengerahkan berbagai unsur laut dan udara. TNI Angkatan Laut turut memperkuat operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan sejumlah unsur KRI, termasuk KRI Canopus-936, bersama unsur TNI AL lainnya.

“KRI Canopus-936 melaksanakan tugas pencarian dan pertolongan dengan mengoptimalkan kemampuan serta kesiapsiagaan personel dan unsur kapal dalam mendukung operasi SAR,” demikian disampaikan Dispen Pushidrosal dalam keterangannya.

Kehadiran KRI Canopus-936 menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Laut dalam memperkuat pencarian terhadap korban KM Virgo Transport 8, sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan operasi SAR gabungan di wilayah perairan Laut Jawa.

Keterlibatan KRI Canopus-936 dalam operasi tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan Pushidrosal dalam mendukung tugas kemanusiaan, keselamatan pelayaran, serta operasi SAR di wilayah perairan Indonesia.

“Pushidrosal terus berkomitmen memberikan dukungan terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas, sebagai bagian dari pengabdian TNI Angkatan Laut dalam menjaga keselamatan dan keamanan di laut,” demikian keterangan tersebut. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *