Press "Enter" to skip to content

Pangkogabwilhan II dan Mentan Pastikan Bantuan Bencana NTT Tepat Sasaran

Social Media Share

Mentan Andi Amran Sulaiman didampingi Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Muzafar memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau penanganan bencana dan pendistribusian bantuan bagi masyarakat terdampak di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).(Foto: Ist)

NTT, NP — Penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian langsung dari pemerintah dan TNI. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II) Marsekal Madya TNI Muzafar bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman turun langsung meninjau posko penanganan bencana sekaligus memastikan kesiapan dan distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak, Rabu (19/8/2026).

Peninjauan itu tidak sekadar melihat kondisi posko. Pangkogabwilhan II dan Mentan mengecek kesiapan personel, sarana pendukung, ketersediaan logistik, hingga mekanisme penyaluran bantuan agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran keduanya di lapangan juga menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Dalam situasi bencana, kecepatan respons dan ketepatan distribusi menjadi faktor penting untuk mencegah kebutuhan masyarakat semakin menumpuk.

Pangkogabwilhan II menegaskan seluruh unsur tidak boleh bekerja sendiri. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk mempercepat penanganan, evakuasi, penyaluran bantuan, hingga pemulihan wilayah terdampak.

“Penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Seluruh unsur harus bergerak bersama untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan,” ujar Pangkogabwilhan II dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Pengecekan langsung tersebut sekaligus menjadi langkah memastikan rantai penanganan bencana berjalan tanpa hambatan. Mulai dari kesiapan posko, personel, logistik hingga distribusi kepada warga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.

Pemerintah dan TNI menegaskan bahwa keselamatan serta kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar bantuan tidak berhenti di posko, tetapi benar-benar diterima warga terdampak.

Sinergi seluruh unsur diharapkan mempercepat pemulihan kondisi di NTT. Di tengah situasi bencana, kehadiran negara di lapangan menjadi penting untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi masa sulit sendirian.

Seluruh unsur penanggulangan bencana pun diminta terus bergerak cepat, menjaga koordinasi, dan memastikan setiap bantuan tersalurkan secara efektif hingga kondisi wilayah kembali pulih. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *