Suasana khidmat doa bersama yang dipimpin Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan di Masjid At-Taqwa Mako Kormar, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).(Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Korps Marinir meneguhkan komitmennya untuk memperkuat profesionalisme, sinergitas, dan pengabdian kepada bangsa melalui doa bersama dan santunan kepada anak yatim sebagai ungkapan syukur atas suksesnya penyelenggaraan Latihan Operasi Terintegrasi TNI Tahun 2026 serta pengangkatan dan pembaretan Warga Kehormatan Korps Marinir.
Kegiatan yang dipimpin Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan itu berlangsung di Masjid At-Taqwa Mako Kormar, Kesatrian Marinir Jenderal KKO Ali Sadikin, Jalan Raya Usman dan Harun No. 40, Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).
Doa bersama yang berlangsung khidmat tersebut dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud rasa syukur sekaligus kepedulian sosial keluarga besar Korps Marinir. Kegiatan ini menjadi refleksi atas keberhasilan pelaksanaan agenda strategis Korps Marinir yang berjalan aman, tertib, dan lancar.
Keberhasilan penyelenggaraan Latihan Operasi Terintegrasi TNI Tahun 2026 serta prosesi pengangkatan dan pembaretan Warga Kehormatan Korps Marinir dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas dan sinergitas antarlembaga. Warga Kehormatan yang menerima pembaretan tersebut meliputi Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., Ketua Komisi I DPR RI Drs. H. Utut Adianto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos., Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., serta Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., M.Tr.(Han.).
Kas Kormar Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan menegaskan, doa bersama dan santunan kepada anak yatim bukan sekadar rangkaian seremonial, tetapi merupakan pengingat bahwa setiap keberhasilan harus disyukuri dan diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama.
“Melalui doa bersama dan santunan kepada anak yatim ini, Korps Marinir meneguhkan komitmennya untuk senantiasa mengedepankan nilai-nilai keimanan, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Suherlan.
Momentum tasyakuran ini sekaligus mempertegas tekad Korps Marinir untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi dengan seluruh komponen pertahanan negara, serta menjaga kepercayaan rakyat dalam mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (red)







Be First to Comment