Suasana Upacara Penutupan Multinational Peacekeeping Exercise (MPE26) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 di Lapangan Canti Dharma PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jumat (31/7/2026).(Foto: Ist)
BOGOR, NP – Korps Marinir TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan prajurit dalam operasi pemeliharaan perdamaian dunia melalui keikutsertaan pada Multinational Peacekeeping Exercise (MPE26) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 yang resmi ditutup di Lapangan Canti Dharma PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jumat (31/7/2026).
Pada upacara penutupan, Asisten Operasi (Asops) Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Arief Rahman H. Anggorojati, S.E., CTMP., M.M. mewakili Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. menghadiri kegiatan yang dipimpin Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, S.I.P. selaku Inspektur Upacara.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Letjen TNI Bobby Rinal Makmun ditegaskan bahwa MPE26 Garuda Canti Dharma III diselenggarakan untuk menyiapkan pasukan pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang profesional, memiliki interoperabilitas tinggi, serta mampu bekerja sama secara efektif dengan berbagai negara dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas konflik global.
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa seluruh rangkaian latihan berlangsung aman dan lancar. Pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan yang diperoleh selama latihan diharapkan menjadi bekal dalam setiap penugasan guna meningkatkan efektivitas operasi pemeliharaan perdamaian dunia sekaligus memperkuat kerja sama internasional di bidang keamanan.
Bagi Korps Marinir, keikutsertaan dalam latihan multinasional tersebut tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan teknis dan taktis prajurit, tetapi juga memperkuat interoperabilitas, meningkatkan kemampuan bekerja sama dengan militer negara-negara sahabat, serta menguji kesiapan personel menghadapi berbagai misi perdamaian di bawah mandat PBB.
Partisipasi pada MPE26 Garuda Canti Dharma III sekaligus menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung kebijakan TNI membangun prajurit yang profesional, adaptif, dan siap bertugas di lingkungan operasi internasional. Dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengalaman latihan bersama, dan kemampuan interoperabilitas, Korps Marinir diharapkan mampu terus memberikan kontribusi nyata bagi misi perdamaian dunia sekaligus mengharumkan nama TNI Angkatan Laut dan Indonesia di forum internasional. (red)







Be First to Comment