Press "Enter" to skip to content

TNI AU Perkuat Regenerasi, Terima 93 Perwira Remaja Baru

Social Media Share

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melantik 734 perwira lulusan Dikma PaPK TNI Reguler Gelombang I TA 2026 dalam Upacara Prasetya Perwira di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (27/7/2026).(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – TNI Angkatan Udara mendapat tambahan 93 perwira remaja lulusan Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier (Dikma PaPK) TNI Reguler Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kehadiran para perwira baru ini diharapkan memperkuat regenerasi sumber daya manusia sekaligus meningkatkan kesiapan TNI AU menghadapi tantangan pertahanan udara yang kian kompleks.

Sebanyak 93 perwira matra udara tersebut dilantik bersama 641 perwira dari matra darat dan laut dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Dikma PaPK TNI Reguler Gelombang I TA 2026 yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (27/7/2026). Upacara itu turut dihadiri Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan bahwa perubahan lingkungan strategis dan pesatnya perkembangan teknologi menuntut setiap perwira memiliki kemampuan beradaptasi, wawasan strategis, serta kepemimpinan yang profesional. Menurutnya, perwira TNI harus mampu menjawab tantangan tugas yang semakin dinamis dengan kompetensi dan integritas yang tinggi.

Panglima juga mengingatkan para perwira muda agar selalu waspada terhadap berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu persatuan bangsa. Selain menjaga netralitas TNI, para perwira diminta menjalankan setiap tugas dengan penuh integritas, disiplin, dan rasa tanggung jawab sebagai prajurit sekaligus pemimpin di satuannya.

Pada Praspa Dikma PaPK TNI Reguler Gelombang I TA 2026, Panglima TNI melantik sebanyak 734 perwira, terdiri atas 438 perwira matra darat, 203 perwira matra laut, dan 93 perwira matra udara.

Tambahan 93 perwira remaja ini menjadi bagian dari upaya TNI AU memperkuat regenerasi personel sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan organisasi dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional di tengah dinamika ancaman yang terus berkembang. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *