Ilustrasi – Stasiun Madiun melayani 140.200 pelanggan selama masa libur sekolah 19 Juni–12 Juli 2026, menjadikannya stasiun dengan mobilitas tertinggi di wilayah KAI Daop 7 Madiun. (Foto: Dok. KAI Daop 7 Madiun)
JAKARTA, NP – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat lonjakan mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah 19 Juni hingga 12 Juli 2026. Sebanyak 428.588 pelanggan dilayani pada periode tersebut, terdiri atas 211.219 pelanggan keberangkatan dan 217.369 pelanggan kedatangan.
Puncak arus penumpang di wilayah Daop 7 terjadi pada Sabtu (4/7/2026) dengan 10.494 pelanggan berangkat dan 10.699 pelanggan tiba. Tingginya mobilitas tersebut mempertegas kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk bepergian selama musim liburan.
Stasiun Madiun sebagai simpul utama perjalanan di wilayah Daop 7 menjadi stasiun tersibuk dengan melayani 140.200 pelanggan, terdiri atas 68.992 pelanggan keberangkatan dan 71.208 pelanggan kedatangan sepanjang masa libur sekolah.
Selain Stasiun Madiun, volume pelanggan tertinggi juga tercatat di Stasiun Kediri dengan 27.774 pelanggan naik dan 29.609 pelanggan turun, Stasiun Jombang sebanyak 19.384 pelanggan naik dan 20.409 pelanggan turun, Stasiun Blitar dengan 18.856 pelanggan naik dan 20.378 pelanggan turun, serta Stasiun Tulungagung yang melayani 16.710 pelanggan naik dan 17.544 pelanggan turun.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama libur sekolah didorong oleh peningkatan layanan, termasuk program diskon tarif 30 persen untuk KA jarak jauh kelas ekonomi komersial serta berbagai aktivitas yang digelar di stasiun melalui KAI Schooliday 2026.
“Kami menghadirkan berbagai kegiatan interaktif seperti lomba mewarnai, bazar UMKM, colouring zone, play kids zone, live music, hingga edukasi melalui KAI Academy. Kami ingin stasiun tidak hanya menjadi tempat transit, tetapi juga ruang edukasi dan rekreasi yang menyenangkan bagi keluarga. Melalui kegiatan tersebut, kami berharap dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap kereta api sejak dini sehingga mereka merasa nyaman dan ingin kembali menggunakan transportasi kereta api pada masa mendatang,” ujar Tohari dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Menurut dia, program diskon tarif yang berlaku untuk keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026 turut memberikan dampak positif terhadap peningkatan jumlah pelanggan. Berbagai kegiatan yang diselenggarakan di stasiun juga diharapkan mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.
“KAI Daop 7 Madiun menghaturkan terima kasih kepada masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi utama, khususnya selama libur panjang sekolah. Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar setiap perjalanan menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pelanggan,” katanya.
Ke depan, KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan guna mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat posisi kereta api sebagai transportasi publik andalan di Tanah Air. (red)







Be First to Comment