Press "Enter" to skip to content

12.687 Aparatur Peradilan Umum Telah Manfaatkan Badilum Learning Center

Social Media Share

Suasana pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis penanganan serta administrasi Restorative Justice (RJ) yang digelar Ditjen Badilum di Jakarta, Jumat (5/6/2026). (Foto: Ist)

 

JAKARTA, NP – Direktur Pembinaan Tenaga Teknis (Dirbinganis) pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) penanganan serta administrasi Restorative Justice (RJ), Jumat (5/6/2026), di kantor Ditjen Badilum, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav. 58, By Pass Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat.

Kegiatan sosialisasi dan bimtek tersebut dilaksanakan secara internal bagi pejabat eselon III dan IV di lingkungan Badilum.

“Bimtek ini dilaksanakan dari tanggal 5 sampai dengan 12 Juni 2026 dengan menggunakan aplikasi Badilum Learning Center (BLC),” ujar Dirbinganis, Dr. Hasanuddin, dalam pemaparannya sebagaimana dikutip dari siaran pers, Jumat (5/6/2026).

Lebih lanjut, Dr. Hasanuddin menjelaskan bahwa bimtek tersebut sekaligus menjadi upaya internalisasi penggunaan BLC di lingkungan peradilan umum. Badilum telah mengembangkan aplikasi BLC yang dapat dimanfaatkan untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan bimtek bagi tenaga teknis peradilan umum.

“Sejak diperkenalkan pada Juni 2024, BLC telah digunakan oleh 12.687 aparatur di lingkungan peradilan umum untuk penyelenggaraan bimtek,” paparnya.

Menurutnya, sistem BLC yang berbasis daring dan terintegrasi mampu menjawab berbagai tantangan dalam penyelenggaraan bimtek secara konvensional. Keterbatasan cakupan peserta dan materi, serta sistem penilaian yang masih parsial, dapat diatasi melalui pemanfaatan platform tersebut.

Dengan hadirnya BLC, peningkatan Indeks Profesionalitas (IP) ASN di lingkungan peradilan umum diharapkan dapat dilakukan lebih cepat. Pasalnya, penyelenggaraan bimtek melalui platform tersebut dinilai lebih efektif dan efisien sehingga frekuensi pelaksanaannya dapat terus ditingkatkan.

“Ke depan, BLC juga dapat dijadikan sebagai sarana manajemen talenta, khususnya bagi pimpinan pengadilan,” tutur Dr. Hasanuddin.

Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan penjelasan teknis penggunaan BLC kepada para peserta. Mereka dapat mengakses dan mengikuti bimtek secara mandiri melalui aplikasi BLC mulai 5 hingga 12 Juni 2026. Penilaian serta sertifikat bimtek juga dapat diunduh secara mandiri setelah peserta menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pada aplikasi tersebut. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *