Last updated on 07/02/2026
Kunjungan Danmenkav 3 Marinir dan Tim Sertifikasi Kelaikan dan FAT Munisi 122 mm ke Yugoimport SDPR, Serbia, sebagai bagian dari upaya peningkatan kemampuan tempur dan modernisasi Alutsista Korps Marinir TNI AL. (Foto: Ist)
SERBIA, NP – Dalam rangka menjajaki perkembangan teknologi pertahanan global serta memperluas wawasan terkait Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) modern, Komandan Batalyon Kavaleri (Danmenkav) 3 Marinir Kolonel Marinir Fachrul Ahmadi, S.H., mewakili Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., melaksanakan kunjungan ke perusahaan industri pertahanan Yugoimport SDPR yang berlokasi di Serbia, Eropa Tenggara, Selasa (3/2/2026).
Dispen Kormar dalam keterangan pers, Sabtu (7/2/2026) menyampaikan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI, khususnya Korps Marinir TNI Angkatan Laut, untuk memperoleh gambaran langsung terkait pengembangan teknologi sistem persenjataan modern, sekaligus pelaksanaan kegiatan Sertifikasi Kelaikan dan Factory Acceptance Test (FAT) munisi kaliber 122 mm.
Dalam kegiatan tersebut, Danmenkav 3 Marinir tergabung dalam Tim Sertifikasi Kelaikan dan FAT Munisi 122 mm yang terdiri dari perwira lintas instansi, yakni Kolonel Cpl Argo Ponco Yuwono, S.E. selaku Dosen Utama Seskoad, Letkol Kav I Ketut Biomantara, S.T., M.Si. sebagai Kasubbid Kelaikan Fasprodhar Bidang Laik Darat Puslaik Kemhan, Letkol Mar Y.D. Wawan Setiawan, S.Pd. selaku Kabagum Setdis Puslaikmatlamjaal, serta Mayor Cpl Herry Wahyudi, S.T. selaku Penelaah Teknis Kebijakan Subbid Kelaikan Produk dan Hasil Pemeliharaan Bidang Laik Darat Puslaik Kemhan.
Yugoimport SDPR merupakan perusahaan industri pertahanan milik negara Serbia yang didirikan pada tahun 1949 dan secara resmi mulai mengekspor persenjataan pada tahun 1953. Perusahaan yang berkantor pusat di Beograd tersebut bergerak di bidang produksi dan perdagangan sistem persenjataan, antara lain kendaraan lapis baja, sistem artileri, pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV), serta amunisi kaliber kecil hingga besar.
Di tempat terpisah, Komandan Pasmar 3 Mayjen TNI (Mar) Andi Rahmat M. menyampaikan bahwa keikutsertaan Pasmar 3 dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus kehormatan bagi Korps Marinir TNI AL. “Partisipasi Pasmar 3 dalam kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena dipercaya mewakili Korps Marinir dalam kegiatan strategis di bidang pertahanan. Kami berharap hasil kunjungan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kemampuan tempur serta modernisasi Alutsista Korps Marinir TNI Angkatan Laut,” ujarnya.
Adapun Tim Sertifikasi Kelaikan dan FAT Munisi 122 mm bertolak dari Indonesia menuju Serbia pada 25 Januari 2026 dan melaksanakan rangkaian kegiatan selama enam hari. Selanjutnya, tim dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 31 Januari 2026 dengan menggunakan pesawat udara. (red)







Be First to Comment