Sebagai bentuk dukungan terhadap industri gim nasional, Wamendag Dyah Roro Esti meninjau langsung stan-stan gim lokal yang ditampilkan di lokasi acara.(Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk terus mendukung pengembangan industri gim nasional agar semakin berdaya saing. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai penguatan akses pasar, baik di dalam negeri maupun ke pasar internasional.
“Kemendag berkomitmen mendukung industri gim nasional melalui penguatan akses pasar dan promosi berkelanjutan, termasuk mendorong produk gim lokal agar mampu menembus pasar global,” ujar Wamendag Dyah Roro Esti dalam keterangan pers, Minggu (25/1/2026).
Ia menjelaskan, upaya tersebut telah dilakukan melalui sejumlah program strategis, antara lain kampanye Ayo Hari Game Indonesia (Hargai) pada 2024, penyelenggaraan Indonesian Games Week, serta partisipasi produk gim lokal dalam Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025. Selain itu, perluasan pasar juga didorong melalui pemanfaatan jejaring perwakilan perdagangan Republik Indonesia di berbagai negara.
Wamendag Roro menambahkan, gim merupakan salah satu bentuk kekayaan intelektual yang memiliki rantai nilai ekonomi panjang dan berkelanjutan. “Potensi pasar gim Indonesia sangat besar. Nilai pasar gim nasional diperkirakan mencapai USD 2,5 miliar, sehingga perlu didukung secara konsisten agar memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wamendag Dyah Roro Esti juga meninjau langsung stan-stan gim lokal yang ditampilkan di lokasi acara sebagai bentuk dukungan terhadap para pengembang gim dalam negeri.
Turut hadir dalam kegiatan ini Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam, Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Dwinanto Rumpoko, serta Direktur BUKA Group Victor Putra Lesmana. (red)







Be First to Comment