Press "Enter" to skip to content

Kas Kormar Tegaskan Jati Diri Marinir Melekat Seumur Hidup

Social Media Share

Kas Kormar Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan memimpin Apel Gabungan Prajurit dan PNS Korps Marinir di Kesatrian Marinir Soetedi Senaputra, Surabaya. (Foto: Ist)

SURABAYA, NP – Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan, S.E., M.M., M.Sc., CHRMP menegaskan bahwa jati diri Marinir melekat seumur hidup. Karena itu, setiap prajurit petarung Korps Marinir dituntut memiliki komitmen kuat untuk senantiasa menjaga marwah dan kehormatan Marinir sebagai pasukan pendarat amfibi yang profesional dan berkarakter.

Penegasan tersebut disampaikan Kas Kormar saat memimpin Apel Gabungan Prajurit dan PNS Korps Marinir wilayah Surabaya di Lapangan Apel Kesatrian Marinir Soetedi Senaputra, Karang Pilang, Surabaya, Senin (19/1/2025).

Apel gabungan yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum perkenalan sekaligus sarana pembinaan moril dan motivasi bagi seluruh prajurit serta PNS Korps Marinir di wilayah Surabaya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat ikatan emosional, meningkatkan soliditas, serta meneguhkan hubungan harmonis antara pimpinan dan jajaran.

Dalam arahannya, Kas Kormar mengajak seluruh prajurit dan PNS untuk terus memelihara soliditas, menjunjung tinggi loyalitas kepada pimpinan, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dinamika dan tantangan penugasan. Seluruh pengabdian, tegasnya, harus dilandasi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai sumber kekuatan moral dan spiritual prajurit.

Di akhir pengarahan, jenderal bintang dua putra kelahiran Tasikmalaya tersebut menekankan peran strategis para perwira dalam membangun suasana kekeluargaan di satuan. Keakraban, kepedulian, dan kebersamaan dinilai sebagai fondasi utama guna mewujudkan kekompakan, kelancaran pelaksanaan tugas, serta keberhasilan setiap penugasan Korps Marinir. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *