Press "Enter" to skip to content

BNN Musnahkan Ratusan Kilogram Narkotika Hasil Ungkap Kasus Oktober–Desember

Social Media Share

Barang bukti narkotika berupa ratusan kilogram sabu dan ganja, ribuan butir ekstasi, serta prekursor dan bahan kimia yang dimusnahkan BNN di Jakarta dan Karawang, Rabu (17/12/2025).(Foto: BNN)

JAKARTA, NP – Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan sejumlah kasus sepanjang Oktober hingga Desember 2025 di berbagai wilayah Indonesia. Pemusnahan dilakukan, Rabu (17/12/2025), di dua lokasi, yakni Buffer Area IPC Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan PT Jasa Medivest Plant, Dawuan, Karawang, Jawa Barat.

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan, pemusnahan ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam memberantas peredaran gelap narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

Barang bukti yang dimusnahkan meliputi 113.230,10 gram sabu, 318 ml sabu cair, 233.866,21 gram ganja, 5.044 butir dan 28,18 gram ekstasi, 3.911 ml prekursor cair, 1.064 gram prekursor padatan, 2.602 ml cairan bahan kimia, serta 1.300 gram bahan kimia padatan.

Sebelumnya, total barang bukti yang disita BNN mencapai 113.653,66 gram sabu, 329 ml sabu cair, 235.113,13 gram ganja, 5.085 butir dan 29,14 gram ekstasi, serta berbagai jenis prekursor dan bahan kimia. Sebagian barang bukti disisihkan untuk keperluan pemeriksaan laboratorium serta pendidikan dan pelatihan, yakni 423,56 gram sabu, 11 ml sabu cair, 1.226,60 gram ganja, serta 41 butir dan 0,96 gram ekstasi.

Pemusnahan barang bukti tersebut disaksikan unsur aparat penegak hukum, perwakilan kementerian dan lembaga terkait, serta masyarakat, sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.

Menurut Suyudi, pemusnahan narkotika bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bagian dari strategi terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Upaya ini bertujuan melindungi keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus memperkuat ketahanan komunitas.

“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga hingga lingkungan sosial,” ujar Suyudi.

BNN pun mengimbau masyarakat untuk aktif mendukung P4GN melalui edukasi anti-narkotika, menjaga lingkungan dari penyalahgunaan narkoba, serta melaporkan setiap indikasi peredaran gelap narkotika melalui kanal resmi, termasuk Call Center 184. Dengan keterlibatan bersama, cita-cita Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) diharapkan dapat segera terwujud.

Pemusnahan kali ini merupakan akumulasi dari pengungkapan berbagai kasus besar, mulai dari jaringan ganja lintas provinsi di Sumatera, pengiriman narkotika melalui jasa ekspedisi dan jalur udara, penyelundupan lintas negara di perbatasan Kalimantan Barat–Malaysia, hingga pengungkapan laboratorium gelap narkotika di wilayah Banten dan operasi terpadu di kawasan rawan narkoba di DKI Jakarta. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *