Press "Enter" to skip to content

Perempuan Jadi Kunci Pertumbuhan Baru, BKKBN: Indonesia Berpeluang Tembus 8%

Social Media Share

JAKARTA, NP — Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Sesmendukbangga)/Sekretaris Utama BKKBN, Prof. Budi Setiyono, menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan merupakan kunci pertumbuhan baru Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global. Pernyataan itu disampaikan dalam Workshop Bersama untuk Indonesia Emas di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Menurut Budi, peningkatan partisipasi perempuan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, terutama jika TPAK perempuan naik dari 53–55 persen menjadi sekitar 65 persen. Hal ini dinilai mampu menambah jutaan tenaga kerja produktif, meningkatkan konsumsi rumah tangga, serta memperkaya inovasi di berbagai sektor.

Saat ini, perempuan masih menghadapi hambatan struktural seperti beban domestik yang tidak seimbang, akses pembiayaan yang rendah, dan kesenjangan upah. Padahal perempuan mengelola sekitar 64 persen UMKM, yang berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru melalui digitalisasi dan akses modal.

Budi menegaskan bahwa untuk mencapai target Indonesia Emas 2045, negara harus memperkuat pendidikan, pembiayaan, dan kebijakan kerja yang inklusif bagi perempuan. “Pemberdayaan perempuan adalah poros pembangunan nasional,” ujarnya. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *