Sejumlah prajurit menjalani berbagai latihan dan drill guna mengasah kemampuan dan kesiapan tugas operasional. (Foto: Ist)
JAKARTA, NP — Dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit serta kesiapan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) guna mendukung pelaksanaan tugas operasi dan survei hidro-oseanografi secara optimal, Satuan Survei Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Satsurvei Pushidrosal) menggelar kegiatan Bulan Profesi yang berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 1 hingga 30 Juni 2026.
Menurut siaran pers Dispen Pushidrosal, Rabu (10/6/2026), kegiatan yang mengacu pada Telegram Kepala Staf Angkatan Laut tentang pelaksanaan Bulan Profesi tersebut bertujuan membentuk prajurit yang memiliki kompetensi, ketangguhan mental dan fisik, serta kemampuan profesional yang mampu menjawab berbagai tantangan tugas operasi di laut. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat soliditas dan kerja sama tim antarpersonel dalam mengawaki kapal perang sesuai fungsi dan bidang profesinya masing-masing.
Bulan Profesi tersebut berada di bawah tanggung jawab Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., sementara pelaksanaan operasionalnya dikendalikan oleh Dansatsurvei Pushidrosal Kolonel Laut (P) Franciscus Asisi Mahendra W.H., S.T.
Dispen Pushidrosal menjelaskan, rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui metode pembekalan dan pelajaran yang meliputi teori, praktik lapangan, drill, simulasi, serta pembinaan mental dan fisik. Materi yang diberikan mencakup pengenalan organisasi kapal dan peran-peran kedinasan, prosedur keselamatan, pengoperasian sistem navigasi dan elektronika, pengenalan peralatan hidro-oseanografi, penanganan kebakaran dan kebocoran, prosedur penggunaan persenjataan, sistem penggerak kapal, hingga pengenalan perangkat lunak pengolahan data survei.
Selain menerima materi teori, para prajurit juga mengikuti berbagai latihan praktik dan drill yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan serta kesiapsiagaan operasional. Kegiatan tersebut antara lain latihan penanggulangan kebakaran dan kebocoran di kapal, renang laut, peran tempur, peran survei, peran anjungan, sea survival, latihan naik-turun tangga Yakub, hingga drill menembak pistol dan senjata laras panjang.
Pada pelaksanaan Bulan Profesi tahun ini, peserta juga mendapatkan materi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan operasi maritim modern. Materi tersebut mencakup pemanfaatan teknologi survei otonom (autonomous survey system) dalam mendukung operasi laut dan peperangan laut, serta kajian gerilya laut dari perspektif hidro-oseanografi. Menurut Dispen Pushidrosal, materi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun wawasan dan kesiapan personel menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang.
Melalui penyelenggaraan Bulan Profesi Tahun 2026, Pushidrosal berharap kemampuan prajurit semakin meningkat sehingga menjadi prajurit yang tanggap, tanggon, trengginas, disiplin, dan terampil dalam kemampuan dasar keprajuritan maupun survei dan pemetaan hidro-oseanografi. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan personel yang berkesinambungan guna mewujudkan sumber daya manusia Pushidrosal yang profesional dalam mendukung kepentingan pertahanan negara di wilayah perairan Indonesia. (red)







Be First to Comment