Press "Enter" to skip to content

Pelatihan Operator Radar dan Gyro 2025 Resmi Ditutup, TNI AL Dorong Peningkatan Kompetensi Navigasi

Social Media Share

Foto bersama para peserta dan instruktur usai penutupan pelatihan radar navigasi dan gyro 2025 di Mako Kolinlamil. (Foto: Ist)

JAKARTA, NP — Pelatihan teknis operator radar navigasi dan gyro Tahun 2025 resmi berakhir pada Jumat (14/11/2025). Penutupan yang berlangsung di Gedung Laut Natuna, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dipimpin Kepala Dinas Senjata dan Elektronika (Kadissenlek) Kolinlamil, Letkol Laut (E) Zul Ahmad Jungjung, mewakili Asisten Komunikasi dan Elektronika Kasal (Askomlek Kasal) Laksamana Muda TNI Tri Harsono.

Pelatihan yang digelar sejak 10 hingga 14 November tersebut merupakan kerja sama antara Staf Komunikasi dan Elektronika (Skomlekal) dengan Kolinlamil, melibatkan instruktur dari PT Cipta Teknologi Persada. Selama sepekan, peserta mendapatkan pembekalan intensif terkait dasar-dasar radar navigasi dan gyro, Integrated Bridge Management System (IBMS), Electronic Chart Display and Information System (ECDIS), hingga pemeliharaan tingkat dasar (Maintenance Level 1) untuk peralatan radar dan gyro di KRI.

Dalam amanat yang dibacakan Kadissenlek, Askomlek Kasal menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara dan instruktur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelatihan. “Dengan selesainya pelatihan pada hari ini, saya menyampaikan terima kasih kepada panitia dan instruktur yang telah memberikan pengetahuan dan dukungannya,” ujarnya.

Askomlek Kasal menegaskan bahwa program ini merupakan bagian penting dari pembinaan personel KRI untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang navigasi. Pembekalan yang diberikan diharapkan mampu mendongkrak kesiapan teknis dan operasional peralatan navigasi yang menjadi tulang punggung keselamatan dan efektivitas operasi di laut.

“Pengetahuan yang telah diterima para peserta diharapkan menjadi bekal dalam mendukung kesiapan teknis dan operasional radar navigasi serta gyro di satuan masing-masing,” demikian amanat tersebut.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan seluruh kemampuan yang diperoleh, sehingga dapat memperkuat keselamatan pelayaran serta mendukung tugas-tugas operasi TNI AL di berbagai wilayah perairan nasional. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *