Press "Enter" to skip to content

Panglima TNI Ajak Teladani Rasulullah dalam Peringatan Maulid di Mabes TNI

Social Media Share

Kapusbintal TNI Brigjen TNI Tornado mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.(Ist)

JAKARTA, NP — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar TNI untuk meneladani akhlak dan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Hal ini disampaikan dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan oleh Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) TNI Brigjen TNI Tornado pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Panglima Sudirman, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (8/9/2025).

Peringatan Maulid yang mengangkat tema “Membangun Karakter Personel TNI Prima Melalui Sunnah Rasulullah” tersebut dihadiri jajaran TNI serta undangan dari kalangan tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan momen penting untuk meneguhkan kembali semangat keteladanan. “Nabi Muhammad SAW adalah figur yang menjadi super idola bagi setiap generasi Islam sepanjang zaman,” ujar Panglima TNI dalam sambutannya.

Ia menambahkan, Rasulullah merupakan teladan sempurna dalam berbagai peran kehidupan—sebagai pemimpin, pendidik, sahabat, orang tua, hingga kepala negara dan panglima perang yang bijak. Nilai-nilai tersebut, menurut Panglima TNI, relevan untuk diimplementasikan dalam konteks tugas dan kehidupan prajurit masa kini.

“Substansi ajaran Islam yang dibawa Rasulullah sejatinya akan membentuk umat yang cerdas, tangguh, bermoral, jujur, amanah, serta istiqamah dalam iman dan takwa kepada Allah SWT,” lanjutnya.

Dalam ceramahnya, KH Sumarno Syafi’i, Lc., mengajak para jamaah untuk meneladani semangat spiritual dan keberanian Jenderal Sudirman dalam berjuang di tengah kondisi fisik yang lemah. Ia menekankan pentingnya keyakinan dan integritas di tengah kesulitan hidup.

“Di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti saat ini, kalau kita punya keyakinan kuat kepada Tuhan, tidak perlu menjual harga diri, karena masih ada Tuhan yang memberikan perlindungan,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi bagian dari pembinaan mental spiritual prajurit TNI dalam rangka membentuk karakter prajurit yang beriman, profesional, dan berjiwa kepemimpinan.(red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *