Suasana live demo perangkat komunikasi satelit Stardust guna mendukung modernisasi sistem komunikasi tempur Korps Marinir. (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Pangkormar Brigjen TNI (Mar) Dr. Wahyudi, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., M.Han., didampingi Kadiskomlek Kormar Kolonel Marinir Ade Lesmono, M.Tr.Opsla., serta Pabanren Skomlek Kormar Kolonel Mar M. Wawan Abidin, M.Tr.Opsla menghadiri undangan Baloghan Kemhan dalam kegiatan live demo perangkat komunikasi satelit Stardust. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan modernisasi sistem komunikasi tempur Korps Marinir guna mendukung kesiapan operasi di berbagai medan penugasan.
Dispen Kormar TNI Angkatan Laut dalam press release Kamis (14/5/2026) menyampaikan, demonstrasi perangkat komunikasi satelit tersebut dilakukan dalam kondisi medan ekstrem dengan vegetasi lebat serta kondisi geografis yang menantang. Sementara itu, proses pemantauan kegiatan dilakukan secara langsung dari Pondok Labu Residence, Jakarta Selatan, guna memastikan efektivitas, konektivitas, dan performa sistem komunikasi yang diuji.
Teknologi SATCOM berbasis satelit yang diperagakan dalam demo tersebut menghadirkan kemampuan beyond-line-of-sight (BLOS), sehingga memungkinkan prajurit tetap terhubung secara real-time tanpa bergantung pada infrastruktur komunikasi terestrial maupun keterbatasan radio line-of-sight (LOS). Kemampuan ini menjadi solusi strategis dalam mendukung komunikasi operasi militer modern yang membutuhkan mobilitas tinggi dan jangkauan luas.
“Perangkat komunikasi satelit Stardust memiliki potensi besar untuk mendukung berbagai operasi Korps Marinir, mulai dari operasi amfibi, infiltrasi, satgas pengamanan perbatasan, hingga penanganan konflik dan bantuan kemanusiaan di wilayah terpencil maupun kondisi cuaca ekstrem,” demikian disampaikan Dispen Kormar TNI Angkatan Laut.
Selain itu, sistem komunikasi tersebut juga dinilai menawarkan tingkat keamanan yang tinggi guna menjaga kerahasiaan data dan informasi operasi. Melalui pemanfaatan teknologi komunikasi satelit modern tersebut, Korps Marinir diharapkan mampu membangun jaringan komunikasi tempur yang adaptif, modern, dan terintegrasi.
“Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam menghadapi dinamika peperangan masa depan yang semakin kompleks dan berbasis teknologi tinggi,” tulis Dispen Kormar TNI Angkatan Laut dalam keterangannya.(red)







Be First to Comment