Satgas Operasi Trisila TNI AL tanam 220 pohon mangrove di Faslabuh Ambarawang sebagai komitmen menjaga kelestarian ekosistem pantai dan mencegah abrasi.(Ist)
BALIKPAPAN, NP— TNI Angkatan Laut terus menunjukkan eksistensinya tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai institusi yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Hal ini tercermin dalam rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan yang digelar KRI Teluk Ende-517 bersama Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan dalam Operasi Trisila Tahap III di bawah Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 19 hingga 20 September 2025, dengan melibatkan berbagai unsur Forkopimda dan instansi maritim di wilayah Balikpapan.
Pada hari pertama, Satgas Operasi Trisila dan Lanal Balikpapan menggelar bakti sosial berupa pembagian 250 paket sembako kepada para nelayan di Perairan Teluk Balikpapan. Bantuan disalurkan secara langsung menggunakan kapal Patkamla Posa II-13-52.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten I Pemkot Balikpapan Zulkifli yang mewakili Wali Kota Balikpapan, serta jajaran TNI-Polri, KSOP, dan instansi maritim lainnya. Turut hadir pula Wakil Komandan Satgas Operasi Trisila 25/III, Kolonel Laut (P) Choirur Roziqin, dan Komandan Lanal Balikpapan Letkol Laut (P) Topan Agung Yuwono.
Senyum dan antusiasme para nelayan tampak saat kapal mereka merapat di sisi kanan dan kiri Patkamla untuk menerima bantuan, menandai kehangatan dan kedekatan antara prajurit TNI AL dan masyarakat pesisir.
Kegiatan berlanjut pada hari kedua dengan aksi bersih pantai di kawasan Melawai dan penanaman 220 pohon mangrove di Faslabuh TNI AL Ambarawang, Samboja. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI-Polri, KSOP Kelas I Balikpapan, hingga perwakilan Bank Indonesia wilayah Balikpapan.
Kolonel Laut (P) Choirur Roziqin yang hadir langsung dalam aksi bersih pantai tersebut menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan laut harus menjadi budaya sejak dini. “Ini adalah upaya kita bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah abrasi, dan melindungi warisan alam untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan ini merupakan implementasi nyata dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya sinergi antara kekuatan militer dan kepedulian sosial.
Sinergi antara Satgas Operasi Trisila 25/III dan Lanal Balikpapan menjadi bukti konkret bahwa TNI AL hadir tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam upaya membangun kesejahteraan dan kelestarian lingkungan maritim Indonesia.(red)







Be First to Comment