Press "Enter" to skip to content

Danseskoal Tekankan Pentingnya Kolaborasi Strategis dalam KKL Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-64

Social Media Share

Danseskoal dan rombongan foto bersama di depan fasilitas PT CMS usai pelaksanaan KKL, mencerminkan sinergi antara dunia pendidikan militer dan industri pertahanan nasional.(Ist)

JAKARTA, NP — Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam mendukung keselamatan pelayaran dan kedaulatan maritim nasional. Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) Seskoal Angkatan ke-64 yang digelar di Provinsi Banten, Kamis (16/10).

Kegiatan KKL berlangsung di dua lokasi strategis, yakni di fasilitas Vessel Traffic Service (VTS) milik Distrik Navigasi Tipe B Tanjung Priok serta galangan kapal nasional PT Caputra Mitra Sejati (CMS). Rangkaian kunjungan ini bertujuan memperluas wawasan para perwira siswa terkait sistem navigasi dan industri pertahanan maritim nasional.

Di lokasi pertama, Danseskoal dan rombongan diterima oleh Kepala Bidang Layanan Alur Pelayaran dan Telekomunikasi Pelayaran (Telekompel) Disnav Tanjung Priok, Hary Bowo Seno Putro. Dalam sambutannya, Hary menjelaskan peran vital VTS sebagai sistem pengawasan lalu lintas kapal menggunakan teknologi radar, radio komunikasi, dan GPS.

“VTS bertujuan untuk meningkatkan keselamatan, efisiensi navigasi, dan perlindungan lingkungan laut, terutama di kawasan padat seperti Selat Sunda,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Danseskoal menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan penjelasan teknis yang diberikan. Ia menekankan bahwa VTS merupakan unsur strategis dalam mendukung keamanan laut nasional.

“Diharapkan para Pasis Dikreg memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pengelolaan lalu lintas laut, kerja sama antarlembaga, serta strategi keselamatan pelayaran yang dapat diterapkan di medan tugas,” ucap Laksamana Muda Ariantyo.

Usai kunjungan di VTS, rombongan melanjutkan kegiatan ke PT CMS yang disambut oleh Direktur Perusahaan, Kris Pramono. Sebelum peninjauan fasilitas, para peserta menerima paparan safety induction mengenai aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Danseskoal menuturkan, pemilihan PT CMS sebagai objek KKL bukan tanpa alasan. “PT CMS adalah perusahaan nasional yang telah berkontribusi langsung terhadap kekuatan maritim Indonesia melalui produksi dan perawatan kapal, termasuk kapal patroli cepat berukuran 40 dan 60 meter untuk kebutuhan TNI AL,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kunjungan ini, para perwira siswa diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis dan strategis industri pertahanan laut, namun juga memiliki wawasan industrial yang lebih luas guna mendukung tugas-tugas mereka ke depan.

Kegiatan KKL ini menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan Seskoal, yang mengedepankan pembelajaran langsung di lapangan untuk membekali para calon pemimpin Angkatan Laut dengan pengetahuan aktual dan berbasis realita operasional.(red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *