Suasana tasyakuran Hari Hidrografi Tahun 2026 yang digelar di Gedung Graha Jalapuspita, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026). (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo, didampingi Ketua Cabang Berdiri Sendiri Jalasenastri Seskoal Ny. Dian Ariantyo Condrowibowo, menghadiri tasyakuran Hari Hidrografi Tahun 2026 yang mengusung tema “Petakan Laut Demi Kesejahteraan Bangsa, untuk Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas”.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, dan berlangsung di Gedung Graha Jalapuspita, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).
Dalam sambutannya, Kasal menjelaskan bahwa Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) memainkan peran strategis di tingkat nasional serta menjalankan fungsi utama di bidang pertahanan. Selain itu, Pushidrosal juga memberikan dukungan terhadap program giant sea wall melalui bantuan hidro-oseanografi yang bertujuan meminimalkan risiko banjir rob serta mendukung pengembangan kawasan pesisir secara terpadu.
“Ke depan, peran hidrografi perlu terus ditingkatkan, khususnya dalam aspek keselamatan navigasi, kemajuan teknologi, serta sebagai lembaga utama penyedia data maritim guna mendukung keamanan dan kedaulatan nasional,” ujar Kasal.
Pada kesempatan tersebut, Kasal didampingi Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menyerahkan Peta NKRI kepada Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Dr. M. Fauzan Adziman, Ph.D.
Kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran buku Indeks Hidro-Oseanografi Nasional dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng. (red)







Be First to Comment