Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, William Aditya Sarana, Menyoroti Kondisi Tata Kota Jakarta Barat Dalam Raker Komisi A DPRD DKI Jakarta. (Foto: Ist)
JAKARTA, NP – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI William Aditya Sarana menyoroti kondisi tata kota di wilayah Jakarta Barat yang dinilai masih semrawut. Ia meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat koordinasi kewilayahan untuk mengatasi berbagai persoalan yang dikeluhkan masyarakat.
Sorotan tersebut disampaikan William dalam rapat kerja Komisi A DPRD DKI Jakarta terkait Pra-Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang turut dihadiri Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, Rabu (4/3)
Dalam rapat tersebut, William menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat pemerintah dalam menjaga penataan wilayah, khususnya di daerah pinggiran Jakarta Barat seperti Cengkareng dan Kalideres.
“Saya ingin menyampaikan khusus ke Kota Administrasi Jakarta Barat untuk memperkuat kembali koordinasi kewilayahan dan menjaga tata kota, khususnya di wilayah pinggiran seperti Cengkareng dan Kalideres,” kata William.
Ia mengingatkan kurangnya koordinasi pemerintah berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat. Salah satu contohnya adalah polemik pembangunan krematorium di wilayah Kalideres yang sempat memicu aksi penolakan warga.
Dalam perkembangan terbaru, warga Kalideres bahkan menggugat Wali Kota Jakarta Barat ke Pengadilan Tata Usaha Negara terkait izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk proyek krematorium Swarga Abadi.
Selain isu tersebut, William juga menyoroti sejumlah persoalan lain yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat, seperti proyek galian pipa Perusahaan Air Minum Jakarta Raya yang belum selesai serta truk kontainer yang melintas di luar jam operasional.
“Lalu ada juga masalah galian PAM yang tidak selesai-selesai, dan kontainer-kontainer yang berjalan di luar jam operasionalnya,” ujarnya.
William berharap pemerintah daerah dapat memperkuat fungsi koordinasi dan pengawasan agar berbagai persoalan tersebut dapat segera ditangani.
“Kalau kita memiliki fungsi koordinasi yang kuat dan tata kota dijaga, maka masalah-masalah ini bisa dihindari,” tutupnya. (Red)







Be First to Comment