Menlu Sugiono menyambut kedatangan warga negara Indonesia yang dievakuasi dari Iran di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/3). (Foto: Bakom)
JAKARTA, NP — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengevakuasi 22 warga negara Indonesia (WNI) dari Iran sebagai bagian dari gelombang pertama pemulangan WNI di tengah situasi konflik di kawasan tersebut. Rombongan WNI tersebut tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/3) sekitar pukul 18.00 WIB.
Proses evakuasi dilakukan melalui jalur transit di Baku, Azerbaijan sebelum para WNI dipulangkan ke Indonesia. Pemerintah menyiapkan dua gelombang evakuasi bagi WNI yang berada di Iran.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan ucapan selamat datang kepada para WNI yang telah tiba di Tanah Air.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali ke Indonesia dan selamat berkumpul bersama keluarga,” ujar Sugiono saat menyambut para WNI di Bandara Soekarno-Hatta.
Ia menjelaskan, gelombang kedua evakuasi dijadwalkan membawa 10 WNI lainnya yang diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (11/3).
Dengan demikian, total WNI yang akan dievakuasi dalam dua gelombang mencapai 32 orang.
Para WNI yang mengikuti evakuasi gelombang pertama terdiri atas pekerja, pelajar atau mahasiswa, pekerja migran Indonesia (PMI), jurnalis, serta wisatawan yang berada di Iran.
Setibanya di Indonesia, para WNI tersebut akan dibantu oleh pemerintah daerah untuk melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing.
Sugiono menambahkan, sejak konflik di kawasan Timur Tengah berlangsung, Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI di kawasan terus melakukan koordinasi intensif untuk memantau perkembangan situasi serta melakukan pendataan terhadap WNI yang berada di wilayah tersebut.
“Sejak konflik berlangsung, Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI di Timur Tengah terus berkoordinasi secara erat untuk memantau situasi, melakukan pendataan WNI, serta membahas langkah-langkah kontinjensi,” katanya.
Berdasarkan catatan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran, jumlah WNI yang tercatat berada di Iran mencapai 329 orang.
Mayoritas berstatus pelajar atau mahasiswa yang banyak berada di kota Qom, sementara sisanya merupakan pekerja migran Indonesia dan ekspatriat. (Red)







Be First to Comment