PEKANBARU, NP – Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn), Pekanbaru mengikuti simulasi Airport Emergency Exercise (AEE) yang diselenggarakan oleh Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II), Pekanbaru, Kamis (14/12/2023).
Simulasi AEE melibatkan berbagai pihak yang tergabung dalam Komite Keamanan dan Keselamatan Bandara SSK II. Kegiatan ini bertujuan menyiapsiagakan seluruh pihak menghadapi situasi darurat dalam penerbangan sipil.
Dalam kegiatan ini fungsi koordinasi, komunikasi, komando serta sinkronisasi antar unit dan instansi dilatih dan di uji sesuai dengan dokumen penanggulangan keadaan darurat Bandara (Airport emergency Plan Document) serta Standart Operating Procedure (SOP) yang berlaku di bandara tersebut.
Kepala Dinas Operasi Lanud Roesmin Nurjadin, Letkol Pnb Ig. Widi Nugroho, S.T., MMDS., menyampaikan, keadaan darurat bisa terjadi tanpa mengenal waktu dan tempat, sehingga tim rescue harus selalu siap, termasuk dari Lanud Roesmin Nurjadin yang berbagi landasan dengan bandara SSK II Pekanbaru.
Sementara, General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Radityo Ari Purwoko ST, MT mengatakan, pelaksanaan AEE di Bandara SSK II bertujuan untuk menguji dokumen Airport Emergency Plan sesuai peraturan yang berlaku. Dalam latihan ini, disimulasikan pesawat mengalami _Nose Gear Unlock_ dan melakukan _emergency landing_.
Lanud Roesmin Nurjadin menerjunkan tim _Base Rescue_ menggunakan mobil pemadam kebakaran dan tim medis dari Rumah Sakit dr. Sukirman, membantu tim gabungan dalam menangani kejadian tersebut.(Pen)







Be First to Comment