Press "Enter" to skip to content

Pushidrosal Perkuat Pertahanan Maritim di Perbatasan, Sathidros Telaga Punggur Disiapkan

Social Media Share

Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto bersama Dankodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko meninjau lahan calon lokasi pembangunan Kantor Sathidros di Telaga Punggur, Batam.(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) memperkuat jangkauan layanan hidro-oseanografi di wilayah perbatasan nasional. Langkah ini ditandai dengan rencana pembangunan Kantor Satuan Hidrografi dan Oseanografi (Sathidros) di Telaga Punggur, Batam, Kepulauan Riau.

Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., melakukan Courtesy Call kepada Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., sekaligus menggelar kunjungan kerja ke Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral IV dan meninjau lokasi pembangunan Sathidros di Batam, Kamis (20/8/2026).

Pertemuan tersebut tidak sekadar membahas koordinasi kelembagaan. Pushidrosal dan Kodaeral IV menyoroti dinamika lingkungan strategis serta kebutuhan akan data hidro-oseanografi yang akurat dan terintegrasi untuk mendukung operasi TNI AL, navigasi, keselamatan pelayaran hingga pengawasan wilayah perairan Kepulauan Riau.

“Keberadaan Sathidros Telaga Punggur memiliki nilai strategis dalam memperkuat pangkalan pemetaan dan survei maritim di wilayah Kepulauan Riau,” kata Budi Purwanto dalam siaran persnya, Sabtu (22/8/2026).

Menurut dia, penguatan satuan hidro-oseanografi di kawasan tersebut akan mempercepat penyediaan data kelautan yang dibutuhkan untuk kepentingan pertahanan dan keamanan maritim. Data hidro-oseanografi menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan setiap kegiatan operasi dan pengawasan laut didukung informasi yang akurat.

“Data kelautan merupakan bagian integral dari sistem pertahanan dan keamanan maritim serta memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional di bidang maritim,” ujarnya.

Peninjauan lahan di Telaga Punggur menjadi bagian dari strategi memperluas kehadiran layanan hidro-oseanografi TNI AL di kawasan yang memiliki posisi penting secara geografis. Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara sekaligus berada di jalur pelayaran strategis membutuhkan dukungan data kelautan yang cepat, tepat dan berkelanjutan.

Penguatan Sathidros di Batam dengan demikian bukan semata pembangunan fasilitas baru. Kehadirannya diarahkan menjadi simpul pemetaan dan survei maritim yang mampu memperkuat dukungan informasi bagi operasi TNI AL sekaligus meningkatkan pengawasan wilayah perairan nasional.

Sinergi Pushidrosal dan Kodaeral IV diharapkan semakin memperkuat kesiapan TNI AL menghadapi dinamika keamanan maritim di kawasan perbatasan, sekaligus memastikan laut Indonesia memiliki basis data yang kuat untuk kepentingan pertahanan dan pembangunan nasional. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *