Siswi SMAN 1 Kota Tangerang itu tak hanya berprestasi di bidang budaya, tetapi juga aktif berorganisasi dan menorehkan prestasi di dunia tari ballet serta kontemporer.
TANGERANG, NP – Senyum bahagia tak mampu menyembunyikan rasa haru Greenlove Edelweiss Ibanna. Air mata mengalir ketika siswi kelas XII-8 SMAN 1 Kota Tangerang itu menerima tiga penghargaan sekaligus dalam ajang Putri Budaya Banten 2026.
Momen membanggakan tersebut berlangsung di Atrium Tangcity Mall, Tangerang, 19 Juli 2026.
Grin, demikian gadis itu akrab disapa, dinobatkan sebagai Winner Putri Budaya Banten Remaja 2026, Putri Ekowisata Remaja Banten 2026, sekaligus Putri Budaya Banten Favorit 2026.
Tiga gelar dalam satu ajang menjadi capaian tersendiri bagi Grin. Namun, kebahagiaan itu rupanya bukan hanya miliknya.
Dari tempat duduk, kedua orangtuanya, Mutiha Hutabarat dan Martha Pasaribu, tak kuasa menahan haru. Mereka menyaksikan putri semata wayangnya menerima penyematan penghargaan dari panitia penyelenggara.
Bagi keluarga, pencapaian tersebut menjadi buah dari ketekunan Grin dalam mengembangkan potensi dirinya, baik di bidang budaya, organisasi maupun seni.
“Pada Desember 2026 mendatang, Grin akan tampil lagi mewakili Provinsi Banten pada ajang tingkat nasional di Denpasar, Bali,” kata Mutiha, pemilik Barata Hotel, dengan senyum bangga.
Ia berharap dukungan dan doa restu masyarakat mengiringi langkah Grin sehingga mampu memberikan prestasi terbaik sekaligus membawa nama Banten semakin dikenal di tingkat nasional.
Aktif di OSIS
Di sekolah, Grin bukan sosok yang hanya mengejar prestasi secara individual. Ia juga aktif dalam kegiatan organisasi.
Selain menjadi bagian dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 1 Kota Tangerang, Grin dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Bidang Pembinaan Demokrasi, HAM, Pendidikan Politik, Lingkungan Hidup, Kepekaan dan Toleransi Sosial dalam Konteks Masyarakat Plural periode 2025/2026.
Kesibukan tersebut tidak membuatnya meninggalkan dunia seni yang telah lama digelutinya.

Grin dikenal menekuni tari ballet dan tari kontemporer. Dari dunia seni tari tersebut, sederet prestasi berhasil diraihnya.
Catatan prestasinya antara lain medali emas Youth Arts Festival 2021, peringkat ketiga Youth Grand Prix 2022, dan peringkat kedua Youth Grand Prix 2023.
Pada ajang Asian Grand Prix Indonesia 2023, Grin memperoleh Encouragement Award. Kemudian pada Dance Prix Indonesia 2024, ia kembali mengukir prestasi dengan meraih medali emas.
Prestasinya di bidang akademik dan nonakademik juga mengantarkan Grin meraih predikat Siswa Berprestasi 2023/2024.
Senyum dan Gerakan Ballet
Senin (10/8/2026), di sela-sela waktu istirahat sekolah, Grin kembali ditemui sejumlah awak media.
Gadis yang masih duduk di kelas XII-8 itu tampak santai. Ia hanya tersenyum manis ketika ditanya mengenai keberhasilannya meraih tiga gelar sekaligus.
Alih-alih banyak berbicara, Grin memperagakan beberapa gerakan ballet yang menjadi salah satu bidang seni yang ditekuninya.
“Mohan doanya, ya,” sapanya singkat, sebelum kemudian berlalu.
Langkahnya ringan. Namun di balik senyum dan kesederhanaannya, tersimpan tanggung jawab baru: membawa nama Provinsi Banten ke panggung nasional di Denpasar, Bali, Desember 2026 mendatang.
Dari panggung budaya Banten, Grin kini bersiap melangkah lebih jauh (red)







Be First to Comment