Press "Enter" to skip to content

Harga Emas Terus Menguat, Nellava Bullion Ingatkan Risiko Menunggu

Social Media Share

Harga Emas Kembali Menguat di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global. Investor Diingatkan agar Tidak Kehilangan Momentum Membeli Sebelum Harga Bergerak Lebih Tinggi.(Foto: Ist)

SURABAYA, NP – Harga emas kembali melanjutkan tren kenaikan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kondisi ini membuat masyarakat yang menunda pembelian berpotensi mendapatkan harga lebih mahal di kemudian hari.

Di tengah tekanan inflasi, pelemahan mata uang, hingga meningkatnya tensi geopolitik dunia, emas kembali menjadi aset safe haven yang banyak diburu investor untuk menjaga nilai kekayaan.

Permintaan yang terus meningkat membuat harga emas bergerak semakin agresif. Sejumlah pengamat pasar bahkan menilai tren penguatan emas masih berpotensi berlanjut dalam waktu mendatang.

Head of Marketing and Brand Management Nellava Bullion, Niki R Hashbiah, mengatakan setiap kenaikan harga emas akan meningkatkan biaya masuk bagi investor baru.

“Setiap kenaikan harga emas selalu menciptakan dua kelompok: mereka yang masuk lebih awal dan menikmati kenaikan nilai aset, serta mereka yang menunggu dan akhirnya membeli di harga yang lebih tinggi,” ujar Niki, Selasa (6/5/2026).

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menunggu harga emas turun sebelum membeli. Padahal, dalam tren kenaikan jangka panjang, pola tersebut justru berisiko membuat investor kehilangan momentum.

“Dalam tren bullish seperti sekarang, risiko terbesar bukan membeli hari ini, tetapi terlambat mengambil keputusan. Karena ketika harga terus naik, selisih waktu beberapa hari saja bisa berdampak besar terhadap nilai aset yang diperoleh,” jelasnya.

Ia juga menyoroti masih adanya masyarakat yang membeli emas berdasarkan harga internal penjual tanpa memastikan kesesuaiannya dengan harga pasar global terkini.

Padahal, dalam kondisi pasar yang bergerak cepat, keterlambatan informasi dapat menyebabkan perbedaan harga yang cukup signifikan.

Untuk menjawab kebutuhan transparansi harga, Nellava Bullion menghadirkan Nellava Live Price, sistem harga bullion live yang memungkinkan masyarakat membeli emas berdasarkan harga internasional secara real-time.

Melalui pembaruan harga setiap 30 detik, investor dapat memantau langsung pergerakan pasar global sekaligus menentukan waktu pembelian yang dinilai paling optimal.

Sistem tersebut dinilai mampu memberikan kontrol lebih besar kepada investor dan mengurangi risiko membeli di harga yang sudah tertinggal dari pasar.

Niki menambahkan, tren investasi emas saat ini juga mulai bergeser. Investor dinilai tidak lagi hanya mempertimbangkan merek, tetapi lebih fokus pada efisiensi nilai aset yang diperoleh.

“Dalam investasi emas, yang bertumbuh adalah nilai emasnya, bukan nama di kemasannya. Karena itu, masyarakat perlu lebih fokus pada nilai riil aset yang didapatkan,” katanya.

Melalui pendekatan live price yang mengacu pada harga emas internasional, Nellava Bullion mendorong masyarakat membeli emas berdasarkan nilai pasar sebenarnya, bukan biaya tambahan dari faktor non-esensial.

Di tengah tren penguatan harga emas, kecepatan mengambil keputusan dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam investasi.

“Dalam tren kenaikan emas, satu hal yang pasti adalah harga hari ini belum tentu bisa didapatkan besok. Karena itu, keputusan yang diambil lebih cepat dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi investor,” tutup Niki. (red)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *