Press "Enter" to skip to content

Rieke Diah Pitaloka Minta Publik Kawal Kasus Kematian NS, Ibu Kandung Juga Disebut Korban KDRT

Social Media Share

Rieke Diah Pitaloka, Dampingi Ibu Kandung NS, mengajukan Perlindungan ke LPSK ( Foto: Ist)

JAKARTA TIMUR, NP – Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, meminta publik turut mengawal kasus kematian NS (13) yang diduga tewas di tangan ibu tirinya di Sukabumi, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Rieke saat mendampingi ibu kandung NS mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jumat (27/2).

Ia menduga, dalam kasus tersebut tidak hanya Teni Ridha Shi yang menjadi tersangka, tetapi ada kemungkinan pelaku lain yang turut terlibat.

Rieke juga mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami ibu kandung NS, Lisnawati, saat masih menikah dengan Anwar Satibi.

“Kita tidak boleh terjebak untuk mengerucut pada satu pelaku saja.

Ibu kandung NS (Lisnawati) sebetulnya juga merupakan korban KDRT saat masih berumah tangga dengan ayah almarhum NS.

Saya tegaskan, terhadap indikasi kuat pelaku KDRT tersebut, tidak perlu mengancam secara terbuka kepada ibu kandung NS dan melarang korban untuk berbicara,” ujar Rieke di kantor LPSK.

Menurut Rieke, larangan maupun ancaman terhadap ibu korban agar tidak berbicara terkait dugaan KDRT dapat memenuhi unsur pidana dan diproses secara hukum.

“Pengancaman secara terbuka ketika ibu kandung korban berbicara, itu saja sudah memenuhi unsur pasal dalam KUHP.

Saya yakin aparat penegak hukum tidak tinggal diam dan akan mengungkap fakta serta kebenaran,” tegasnya.

Sebelumnya, Lisnawati mendatangi kantor LPSK di Ciracas, Jakarta Timur, untuk mengajukan permohonan perlindungan setelah menerima teror dari nomor telepon misterius dalam beberapa hari terakhir.

NS merupakan remaja 13 tahun yang diduga tewas setelah mengalami penyiksaan oleh ibu tirinya, Teni Ridha Shi (47), di Sukabumi, Jawa Barat.

Sebelum meninggal dunia, NS diduga mengalami kekerasan, termasuk dicekoki air panas hingga menyebabkan pembengkakan pada tubuhnya.(H.T)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *