Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama jajaran pimpinan TNI AL dalam sesi foto bersama pada RAPIM TNI AL 2026 di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.(Foto: Ist)
RAPIM dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dan dihadiri Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI Rudhi Aviantara, I.H., S.E., M.Si., M.Tr.(Han)., CHRMP., serta jajaran pimpinan TNI AL lainnya. Kegiatan ini diikuti 147 personel, terdiri atas 131 perwira tinggi dan 16 perwira menengah.
Kasal menegaskan, RAPIM TNI AL merupakan tindak lanjut dari RAPIM TNI-Polri, RAPIM TNI, dan RAPIM Kementerian Pertahanan RI yang telah digelar sebelumnya. Forum ini, kata dia, menjadi sarana untuk menerjemahkan arahan Presiden RI, Menteri Pertahanan, dan Panglima TNI ke dalam kebijakan operasional yang konkret dan terukur.
“TNI Angkatan Laut harus hadir sebagai kekuatan maritim yang profesional, modern, dan berintegritas, sekaligus menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan laut serta mendukung pembangunan nasional berbasis maritim,” ujar Kasal.
Selain membahas arah kebijakan strategis, RAPIM juga menjadi momentum evaluasi kinerja satuan kerja, termasuk pemberian apresiasi kepada satuan yang meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan capaian Penilaian Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP). Satuan kerja yang mendapat apresiasi antara lain Kodaeral V, Pasmar 2, Pasmar 3, Disdikal, Rumkital Dr. Midiyato Suratani, Ladokgi Yos Sudarso, dan Ladokgi Raden Eddy Martadinata.
Melalui RAPIM 2026, TNI AL menargetkan terbangunnya kesamaan visi, sikap, dan langkah di seluruh jajaran pimpinan guna menghadapi tantangan strategis serta menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia. (red)







Be First to Comment