Press "Enter" to skip to content

Latihan MSPex Empat Negara Pantai Jamin Keamanan Pengguna Selat Malaka

Social Media Share

JAKARTA, NP – Selat Malaka adalah jalur pelayaran dunia yang sempit dan merupakan jalur tersibuk dunia. Jaminan keamanan merupakan tanggung jawab empat negara pantai yakni Indonesia, Singapura, Malaysia dan Thailand. Secara periodik negara pantai menyelenggarakan latihan untuk meningkatkan dan menjaga keamanan laut disepanjang Selat Malaka dan Selat Singapura, Selasa (23/6/2020).

Angkatan Laut dan stake holder kemaritiman dari keempat negara pantai tersebut memiliki kerjasama dalam mewujudkan keamanan laut dari segala tindakan kejahatan, pelanggaran hukum dan gangguan lain yang merugikan negara pantai dan pengguna Selat Malaka yaitu Malacca Sea Strait Patrol (MSSP), Eye in the Sky (EiS) dan Information Sharing.

Malacca Straet Patrol Exercise (MSPex) merupakan bagian dari MSP initiative yang diselenggarakan dengan menitikberatkan pada information sharing. Latihan diselenggarakan menggunakan internet-based yang mampu memberikan informasi situasi keamanan Selat Malaka secara real time, sebagai upaya untuk meningkatkan koordinasi dan kesiagaan dalam merespon kejadian dan menjamin keamanan di Selat Malaka.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmada I Laksamana Muda TNI Didong Rio Duta sebagai pelaksana latihan menegaskan “Latihan ini sangat penting bagi Indonesia khususnya TNI AL dan Koarmada I, mengingat Indonesia memiliki wilayah yang terluas dari keseluruhan Selat Malaka dan Selat Singapura sehinga perlu bekerjasama dengan negara-negara pantai lainnya untuk bersinergi dalam memberikan rasa aman terhadap pengguna Selat Malaka dan Selat Singapura. Kedudukan Guspurla Koarmada I sebagai Komando Pelaksana Operasi Koarmada I, melaksanakan operasi pengamanan Selat Malaka dan Selat Singapura menjadi pelaku utama dari Koarmada I dan TNI AL untuk berperan dalam memberikan serta menjamin rasa aman tersebut.”

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono secara terpisah menjelaskan bahwa Selat Malaka merupakan jalur laut yang penting dan strategis pada system perdagangan dunia. Lebih dari setengah pelayaran perdagangan dunia menggunakan selat Malaka. TNI AL dalam hal ini Koarmada I terus menerus bekerjasama dengan tiga negara pantai lainnya menjamin keamanan Selat Malaka dari pelanggaran hukum, kejahatan dengan kekerasan, penyelundupan, jalur penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, trans national crimes dan pelanggaran hukum lainnya yang mengganggu stabilitas keamanan.(Pen)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan