Press "Enter" to skip to content

Menag–Menkeu Bahas Optimalisasi Dana Umat untuk Kesejahteraan Masyarakat

Social Media Share

Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat pertemuan di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).(Foto: Ist)

JAKARTA, NP – Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa guna membahas penguatan sinergi pengelolaan ekonomi syariah. Pertemuan tersebut menitikberatkan pada optimalisasi dana umat agar dapat berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Sebagian dana umat yang selama ini belum aktif dan belum aktual perlu kita aktualkan agar dapat berkontribusi bagi kesejahteraan bangsa Indonesia,” ujar Nasaruddin Umar, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Kamis, (15/1/2026).

Pertemuan berlangsung di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta. Menag menegaskan bahwa potensi ekonomi umat di Indonesia sangat besar, namun hingga kini masih banyak dana umat—seperti zakat, wakaf, infak, dan sedekah—yang belum dikelola secara optimal.

Menurutnya, diperlukan langkah konkret untuk mengaktifkan dan mengaktualkan dana-dana tersebut agar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan umat.

Ke depan, lanjut Menag, masjid diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ekonomi umat. Pengelolaan dana zakat, wakaf, infak, dan sedekah harus dilakukan sesuai prinsip syariah, transparan, serta berada dalam pengawasan yang ketat.

“Dana umat harus dikelola secara profesional dan diawasi dengan baik. Targetnya jelas, untuk membantu umat, bukan memperkaya segelintir orang,” tegasnya.

Selain itu, Kementerian Agama saat ini tengah mengumpulkan dan mengkaji data Badan Pusat Statistik (BPS) guna memetakan potensi ekonomi umat secara lebih komprehensif. Data tersebut akan menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pengelolaan dana umat yang lebih terarah dan berdampak luas. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *