Press "Enter" to skip to content

Ketersediaan Daging Sapi, Ayam dan Telur di Sumatera Selatan Terpantau Aman

Social Media Share

PALEMBANG, NP – Menjelang Ramadhan, Kementerian Pertanian melakukan pemantauan ketersediaan daging sapi, ayam dan telur di beberapa lokasi seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatera Selatan. Adapun di Sumatera Selatan, pemantauan dilakukan di Pasar Palimo Kota Palembang dan di beberapa sentra-sentra peternakan.

“Pemantauan ini dilakukan sesuai perintah Bapak Menteri Pertanian untuk terus memantau ketersediaan pangan asal ternak, seperti daging sapi, daging ayam dan telur terutama untuk kebutuhan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri nanti,” kata Tri Melasari Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Jumat (01/03).

“Pemantauan terus kami lakukan dengan melibatkan Kementerian/Lembaga terkait dan Dinas Provinsi/Kab/Kota, serta kita buat laporan setiap hari,” lanjutnya menambahkan.

Tri Melasari juga menyampaikan, Kementerian Pertanian terus melakukan pemantauan melalui Petugas Informasi Pasar (PIP) yang tersebar di Provinsi/ Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Sistem jaringan informasi pasar melalui PIP ini membantu pemerintah memantau ketersediaan stok, harga dan jumlah produksi di berbagai wilayah di Indonesia, sehingga jika membutuhkan intervensi, maka dapat dilakukan dengan cepat”, jelas Melasari.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan di Pasar Palimo Palembang Sumatera Selatan tampak bahwa stok bahan pangan seperti daging sapi, daging ayam dan telur tercukupi.

“Berdasarkan data yang kami terima dari provinsi, tercatat bahwa neraca ketersediaan daging sapi, daging ayam ras dan telur surplus jika dibanding dengan kebutuhan tiap minggunya” ungkap Melasari disela sela kunjungan ke Pasar Palimo.

Adapun rata- rata kebutuhan daging sapi/kerbau di Provinsi Sumatera Selatan perminggunya adalah sebanyak 493 ton, sedangkan jumlah ketersediaan daging sapi/kerbau di Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 526 ton. Untuk daging ayam ras tercatat kebutuhan perminggu sebanyak 1,18 ribu ton, sedangkan jumlah ketersediaannya mencapai 1,67ton. Terkait telur ayam ras, kebutuhan perminggunya tercatat 1,26 ribu ton dan jumlah ketersediaan telur ayam ras di Provinsi Sumatera Selatan adalah sebanyak 2,53 ribu ton.

Sebagai salah satu lokasi pengembangan Desa Korporasi Sapi, Sumatera Selatan juga terus memastikan ketersediaan sapi siap potongnya. Berdasarkan data yang terkumpul sampai 30 Maret 2022, tercatat ada 2.508 ekor Potensial stock untuk sapi potong di Sumatera Selatan. Adapun jumlah sapi siap potong (ready stock) sebanyak 1.263 ekor.

“Jumlah ini diharapkan mampu menambah stock daging sapi yang dibutuhkan oleh masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini,” lanjut Melasari.

Sementara itu, Bu Lis, pedagang daging sapi di Pasar Palimo Palembang mengatakan, Ia bisa menjual daging sapi sampai 500 kg pada hari-hari menjelang Lebaran seperti sekarang ini. Jumlah ini meningkat 100% dibanding hari biasa yang hanya bisa menjual sampai 250 kg.

“Stoknya ngga susah, yang beli juga banyak,” ungkapnya.

Beberapa pedagang lain juga mengatakan bahwa stok daging baik daging sapi maupun daging ayam tidak sulit untuk didapat.

“Stoknya biasanya kami ambil di pos (distributor), mintanya berapa, dua pikul atau 2 pikul setengah, mereka akan siapkan” jelas bu Indriana, pedagang daging ayam di Pasar Palimo.

Berdasarkan informasinya, bu Indriana dapat menjual lebih dari 2 pikul atau 200 kg lebih daging ayam untuk memenuhi permintaan pembeli pada hari hari menjelang Ramadhan.

Berbicara tentang data, Tri Melasari mengatakan bahwa validasi data prognosa ketersediaan dan kebutuhan daging sapi/kerbau, serta bahan pangan lain, secara periodik telah dibahas bersama dengan Kementerian dan Lembaga terkait lainnya. Oleh karena itu diharapkan masyarakat jangan khawatir karena pemerintah terus memantau dan siap melakukan intervensi jika ada kekurangan stok di masyarakat.

“Semoga dengan berbagai cara ini, masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dengan tenang dan dapat berhari raya dengan nyaman tanpa ada kekurangan stock,” pungkas Melasari.(RLS)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *