Press "Enter" to skip to content

120 Peserta Ikuti Ujian Tertulis Calon Hakim Ad Hoc Tipikor di PT Jakarta

Social Media Share

Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Dwiarso Budi Santiarto memberikan arahan kepada peserta seleksi calon Hakim Ad Hoc Tipikor di PT Jakarta, Kamis (8/10/2026).(Foto: Ist)

 

JAKARTA, NP – Sebanyak 120 peserta mengikuti Ujian Tertulis Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tahap XXIV Tahun 2026 di Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Ujian tertulis tersebut merupakan salah satu tahapan seleksi untuk menjaring calon Hakim Ad Hoc Tipikor yang memiliki kompetensi, integritas, dan profesionalisme. Secara nasional, ujian diikuti 719 peserta dan dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi di Indonesia.

Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial Dr. H. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum., saat memberikan arahan kepada peserta di PT Jakarta, menekankan pentingnya menjaga integritas selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Dwiarso berharap proses seleksi tersebut dapat menghasilkan Hakim Ad Hoc Tipikor yang berintegritas dan profesional. Ia juga mengucapkan selamat mengikuti ujian kepada seluruh peserta serta mengajak mereka berkompetisi secara fair, sehat, dan percaya diri.

Ia menegaskan proses seleksi dilaksanakan secara terbuka dan keputusan dibuat secara kolektif. Karena itu, peserta diminta tidak percaya kepada pihak yang mengaku dapat membantu atau menjanjikan sesuatu terkait hasil seleksi. “Jadi kalau ada pihak yang menjanjikan sesuatu, maka jangan dipercaya,” tegas Dwiarso dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).

Dwiarso juga meminta peserta memanfaatkan kesempatan ujian tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Menurutnya, proses seleksi yang terbuka dan kompetitif diharapkan dapat menghasilkan calon Hakim Ad Hoc Tipikor yang mampu menjalankan tugas peradilan secara profesional dan berintegritas.

Ujian tertulis di PT Jakarta berlangsung dengan pengawasan panitia sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Secara nasional, ujian tertulis dilaksanakan dalam dua sesi, yakni ujian esai dan pembuatan putusan.

Pelaksanaan ujian di PT Jakarta turut dihadiri Ketua Kamar Pidana MA, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris MA, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Ketua PT Jakarta, serta panitia seleksi tingkat pusat dan daerah. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *