Press "Enter" to skip to content

Kemendag Buka Akses Pasar UMKM Pilihan Busan di Platform Digital

Social Media Share

Mendag Budi Santoso mendorong perluasan pasar produk UMKM melalui kolaborasi “Pilihan Busan” dengan Tokopedia dan TikTok Shop di Surakarta, Jawa Tengah.(Foto: Ist)

SURAKARTA, NP – Kementerian Perdagangan bersinergi dengan Tokopedia dan TikTok Shop meluncurkan produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) “Pilihan Busan” ke platform penyedia layanan lokapasar (marketplace). Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi inisiatif tersebut karena dinilai memberikan ruang bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar melalui platform social-commerce.

Menurut Budi, kehadiran produk UMKM di Tokopedia dan TikTok Shop turut mendukung perluasan pasar melalui pemanfaatan ekosistem digital, termasuk penggunaan konten dan metode penjualan melalui live shopping.

“Kami fasilitasi UMKM untuk memperluas pasar melalui etalase di Tokopedia dan TikTok Shop. Dengan dukungan ekosistem lokapasar dan social-commerce, produk-produk UMKM akan makin mudah dicari. Kami harap, cara ini dapat membuat produk-produk lokal dapat menguasai pasar dalam negeri,” ujar Budi dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Seremoni peluncuran “Pilihan Busan” dilaksanakan pada Senin (21/9/2026) di Surakarta, Jawa Tengah. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara “Waktunya Start, Jualan Nyaman, Special Collaboration Perayaan Kolaborasi Beli Lokal” yang diinisiasi Tokopedia dan TikTok Shop.

Pilihan Busan merupakan program promosi produk UMKM yang diinisiasi Menteri Perdagangan. Dalam program tersebut, Budi secara berkala mengkurasi berbagai produk UMKM untuk dipajang di ruang tamu dan diperkenalkan kepada para tamu yang datang.

Sebelum masuk ke Tokopedia dan TikTok Shop, produk-produk Pilihan Busan telah dipromosikan melalui sejumlah saluran, antara lain stan Pilihan Busan pada Trade Expo Indonesia 2025 dan jaringan ritel Indomaret. Kampanye tersebut kemudian diperluas melalui kerja sama dengan ritel modern dan platform lokapasar.

“Pilihan Busan menampilkan produk-produk terkurasi yang diperbarui setiap 2-3 bulan. Kami pamerkan produk-produk UMKM unggulan kepada tamu-tamu, termasuk tamu luar negeri, sehingga makin banyak orang tahu tentang produk UMKM Indonesia. Hari ini, kami perluas akses pasar produk-produk Pilihan Busan melalui kolaborasi dengan Tokopedia dan TikTok Shop,” kata Budi.

Tokopedia dan TikTok Shop menjadi lokapasar pertama yang menyediakan etalase khusus bagi produk-produk Pilihan Busan dalam ekosistem niaga elektronik (e-commerce). Kini, produk UMKM Pilihan Busan dapat ditemukan melalui laman dan kolom Beli Lokal pada platform Tokopedia dan TikTok Shop.

Produk-produk terpilih juga memperoleh fasilitas pameran (exposure) di laman utama, dukungan promosi strategis, serta penawaran diskon khusus. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendorong produk UMKM lokal agar lebih mudah ditemukan konsumen sekaligus meningkatkan penjualan. Upaya tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 yang mengatur pengutamaan produk dalam negeri pada platform lokapasar.

Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo mengapresiasi kepercayaan Kementerian Perdagangan yang menjadikan Tokopedia dan TikTok Shop sebagai platform digital pertama yang menampilkan produk Pilihan Busan kepada masyarakat luas. Menurut Stephanie, peningkatan akses dan visibilitas dapat membantu memperluas jangkauan produk UMKM.

“Melalui kolaborasi Beli Lokal dan Pilihan Busan, kami memberikan akses dan visibilitas yang lebih luas kepada penjual lokal terkurasi. Makin banyak konsumen dapat menemukan produk berkualitas dari penjual tepercaya di berbagai kategori,” ujar Stephanie.

Tokopedia dan TikTok Shop juga berkomitmen untuk terus mempermudah penjual menciptakan peluang melalui ekosistem discovery commerce yang aman, tepercaya, dan inklusif. Ekosistem tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Perdagangan memperkuat tata kelola perdagangan digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus meningkatkan perlindungan konsumen dan daya saing produk lokal.

Beli Lokal merupakan program Tokopedia dan TikTok Shop untuk memperluas akses pasar, memperkuat daya saing, dan mempercepat transformasi digital UMKM Indonesia. Dimulai sejak Desember 2023, program tersebut mendorong permintaan terhadap produk lokal melalui kampanye, dukungan platform, serta berbagai insentif dari Tokopedia dan TikTok Shop.

Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto turut mengapresiasi kolaborasi tersebut, terutama dalam meningkatkan visibilitas dan akses pasar produk lokal. Ia juga mengapresiasi terpilihnya Surakarta sebagai lokasi peluncuran program Pilihan Busan di platform niaga elektronik.

Menurut Respati, perluasan akses pasar perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas, kualitas, dan nilai tambah produk. “Mulai beranilah meningkatkan nilai jual. Dengan meningkatkan kualitas, produk kita dapat menyasar pasar yang lebih luas,” kata Respati.

Co-Founder sekaligus Marketing Kwacis Seeds Cookies Radhika Soekamto, atau Dhika, mengapresiasi dukungan Kementerian Perdagangan terhadap usahanya yang kini terpilih masuk ke laman Tokopedia dan TikTok Shop. Kwacis Seeds Cookies sebelumnya telah mengikuti sejumlah program Kemendag, seperti Pangan Nusa Expo 2025, kurasi produk Pilihan Busan, serta fasilitasi untuk masuk ke jaringan ritel Indomaret dan AEON.

“Kami harap, ada lebih banyak pelatihan dan berbagai fasilitasi sertifikasi. Untuk produk makanan sehat, kami butuh sertifikasi untuk ekspor dan kami harap Kemendag dapat memfasilitasinya,” ujar Dhika.

Salah satu pelaku usaha yang hadir dalam peluncuran Pilihan Busan ke platform lokapasar tersebut adalah Amalia Putri Chamila. Mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) sekaligus pemilik usaha pernak-pernik K-Pop itu mengaku tertarik mengikuti kegiatan yang digelar Kemendag bersama Tokopedia dan TikTok Shop.

Mila juga mengikuti konsultasi di stan Klinik Desain untuk mempelajari cara memasarkan produk dengan kemasan yang menarik. “Harapannya, saya dapat menambah pembelajaran untuk terus mengembangkan produk,” ujar Mila. (red)

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *