Press "Enter" to skip to content

Gubernur Andra Soni: Banten Terbuka untuk Wisatawan dan Investasi

Social Media Share

Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni saat memberi sambutan pada acara silaturahim dengan pengurus dan anggota Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di Gedung Negara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, di Serang, Banten, Kamis (7/5/2026). (Foto: KWP)

JAKARTA, NP- Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni mengatakan Provinsi Banten terus berkembang sebagai daerah strategis yang berbatasan langsung dengan Jakarta dan siap sejajar dengan provinsi-provinsi maju lainnya di Indonesia.

Penegasan disampaikan Andra Soni saat menerima rombongan wartawan parlemen yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) di Gedung Negara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, di Serang, Banten, Kamis (7/5/2026).

Gubernur Andra Soni yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Provinsi Banten, Beni Ismail menerima Kepala Biro Pemberitaan DPR RI Muhammad Najib Ibrahim serta pengurus dan anggota KWP.

Dalam kesempatan itu, Andra Soni memaparkan sejarah berdirinya Provinsi Banten hingga perkembangan pembangunan dan ekonomi daerah.

Menurut Andra, sejak resmi menjadi provinsi baru pada 4 Oktober 2000, Banten mengalami pertumbuhan yang pesat. Posisi geografis yang berdekatan dengan Jakarta dinilai menjadi salah satu faktor utama berkembangnya wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, Provinsi Banten dengan anugerah dari Allah SWT berbatasan langsung dengan Jakarta, sehingga pertumbuhan Banten berkembang sangat besar,” ucap Andra Soni.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Banten terbuka terhadap siapa saja yang datang, baik untuk berwisata maupun berinvestasi.

“Kami sangat terbuka dengan siapa saja yang datang ke Banten. Baik hanya sekadar berwisata maupun berinvestasi di Provinsi Banten,” ujarnya.

Andra juga menjelaskan Gedung Negara yang saat ini digunakan memiliki nilai historis karena menjadi pusat pemerintahan pertama saat Banten baru berdiri sebagai provinsi.

Menurutnya gubernur-gubernur di awal pemerintahan Banten pernah berkantor di gedung tersebut sebelum pusat pemerintahan dipindahkan ke Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Kecamatan Curug, Kota Serang.

Menurutnya, saat ini Banten menjadi salah satu provinsi di Pulau Jawa yang memiliki kawasan pusat pemerintahan terpadu dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berada dalam satu lokasi.

“Semua OPD kami berada dalam satu kawasan sekitar lebih dari 60 hektare,” katanya.

Andra memaparkan jumlah penduduk Banten saat ini mendekati 13 juta jiwa yang tersebar di empat kota dan empat kabupaten.

Ia juga menyoroti potensi besar wilayah Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang yang masih mendominasi luas wilayah Banten.

Selain itu, Banten disebut memiliki garis pantai hampir 1.000 kilometer yang membentang di pesisir utara dan selatan Pulau Jawa.

“Pantainya indah dan bagus. Kendala kami memang infrastruktur yang belum setara dengan daerah perkotaan,” ucapnya.

Karena itu, Andra berharap media dapat membantu memperkenalkan potensi Banten kepada pemerintah pusat maupun masyarakat luas.

Andra mengungkapkan tingkat kemandirian fiskal Banten telah mencapai sekitar 70 persen. Pendapatan asli daerah (PAD), kata dia, masih didominasi dari pajak kendaraan bermotor karena tingginya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi.

Di sektor pendidikan, Andra menyebut Banten menjadi salah satu provinsi dengan jumlah mahasiswa terbesar di Indonesia. Saat ini terdapat sekitar 1,8 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di wilayah Banten.

Dalam bidang ekonomi, Andra mengaku optimistis pertumbuhan ekonomi Banten akan terus meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Banten tercatat tumbuh sebesar 5,64 persen.

“Kami yakin potensi Banten masih luar biasa. Kami masih memiliki banyak wilayah pertanian dan posisi strategis sebagai penyangga kebutuhan aglomerasi Jakarta,” tegas Andra Soni. (har)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *